Kamis, 13 Agustus 2026 WIB
dprd medan

12 Kelurahan di Medan Rawan Pangan

Admin - Kamis, 09 April 2015 20:44 WIB
12 Kelurahan di Medan Rawan Pangan
google
ilustrasi
MEDAN - Matatelinga, "Dari 151 Kelurahan yang ada di Kota Medan, sebanyak 12 Kelurahan tercatat sebagai  kelurahan rawan pangan, angka ini sudah terjadi penurunan, dimana pada tahun 2010 ada sebanyak  14 Kelurahan yang mengalami rawan pangan,"ujar Emilia dalam rapat tersebut.
   
Dimana lanjutnya sesuai petunjuk dan arahan dari Kementrian Pertanian, kreteria rumah 
tangga rawan pangan antara lain kelurahan yang memiliki anggka kemiskinan lebih atau sama  dengan 20 persen dari jumlah penduduknya.
   
Sesuai data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2014, Sebanyak 12
Kelurahan di Kota Medan masuk kategori rawan pangan, dengan kreteria rumah tangga rawan pangan  antara lain kelurahan yang memiliki anggka kemiskinan diatas 20 persen dari jumlah penduduknya.

Hal ini diungkap Kepada Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kota Medan Emilia Lubis dalam  rapat Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggugjawaban (LKPj) Walikota Medan Akhir  Tahun 2014 di ruang baban anggaran (Banggar) DPRD Lantai II gedung DPRD Jalan Kapten Maulana  Lubis Medan Rabu (8/4).
   
Dalam rapat yang dipimpin Ketua Pansus LKPj HT Bahrumsyah SH tersebut, Emilia Lubis  juga mengungkapkan, untuk lebih mengurangi angka rawan pangan ini, pihaknya terus melakukan  pembinaan dengan menghimpun kerjasama kepada Satuan Kerja Parangkat Daerah (SKPD) terkait.
   
"Kita terus berupaya agar angka rawan pangan ini bisa terus ditekan dengan menghimpun 
kerjasa kepada SKPD terkiat, seperti memberi bantuan-bantuan, memasarkan produk sebagai upaya  melakukan peningkatan taraf hidup mereka"ujarnya seraya menambahkan mayoritas kelurahan rawan  tangan terdapat di kawasan Medan Utara.
   
Menyikapi pernyataan Kepala BKP tersebut, anggota Pansus LKPj Rajudin Sagala 
mengatakan, perlu adanya pendataan secara lebih akuran dan konfrehensif, sehingga bisa lebih  dipertanggungjawankan.
   
"Saya pikir tidak hanya 12 Kelurahan ini saja yang terjadi kekurangan pangan, bahkan 
tidak tertutup kemungkinan setiap kelurahan yang ada di Kota Medan mengamali rawan pangan, cuma  mungkin berpencar di setiap lingkungan,"ujarnya.
   
Jadi kalau asumsi yang diperoleh berdasarkan data BPS jelas ini tidak akurat, sebab 
data ini sendiri tidak pernah diperbaharui, untuk itu Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS)  yang duduk di Komisi C ini minta pendataan yang lebih akurat.
   
Karenannya Pemerintah Kota (Pemko) melalui BKP Kota Medan melakukan pendataan yang 
sesungguhnya, sehingga kedepan masyarakat Kota Medan memiliki data akurat tentang keluarga  miskin.
   
Sebab pihak BKP sendiri sampai saat ini tidak punya data, mereka hanya mengandalkan 
data dari BPS, sehingga ini tidak akurat ada yang sudah meninggal, ada yang sudah pindah ke  daeran lain tapi masih terdata keluarga miskin.
   
Sehingga Rajudin menilai BKP belum bekerja secara maksimal, mereka hanya hanya 
mengandalkan BPS yang akurasinya belum bisa dijamin, karenanya BKP harus turun kelapangan  melakukan pendataan secara akurat,sekaligus pengawasan, ungkap Rajudin.         
   
Adapun kelurahan yang memiliki Kepala Keluarga (KK) miskin adalah Kelurahan Belawan 
Bahagia, Belawan Bahari, Belawan-I, Belawan II, Bagan Deli, Pulau Sicanang (Medan Belawan),  Kelurahan Terjun, Paya Pasir, Labuhan Deli (Medan Marelan), dan Kelurahan Pekan Labuhan,  Nelayan Indah

(Mt)

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru