Rabu, 26 Agustus 2026 WIB

Kota Rantauprapat Sekitarnya Mulai Terpapar Kabut Asap Karhutla

Yasmir - Rabu, 26 Agustus 2026 06:30 WIB
Kota Rantauprapat Sekitarnya Mulai Terpapar Kabut Asap Karhutla
Terpapar kabut asap karhutla.

MATATELINGA,Rantauprapat - Wilayah kota Rantauprapat dan sekitarnya, di Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara, sejak Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB siang, mulai terpapar kabut asap.


Baca Juga:

Kabut asap ini, diduga berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla), baik kiriman dari daerah tetangga, seperti Provinsi Riau, maupun sekitar daerah Labuhanbatu.


Dikutip dari pernyataan Prakirawan Balai Besar Meteorologi Klimatologi Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Budi Prasetyo kepada wartawan, Senin (24/8/2026), tercatat jumlah titik panas atau hotspot di Sumatera Utara mencapai 64 titik. Titik panas ini berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


Katanya, sebaran hotspot tersebut antara lain di Kabupaten Karo 14 titik, Labuhanbatu Utara 11 titik, Labuhanbatu 7 titik, Padang Lawas Utara 7 titik, Dairi 6 titik, Humbang Hasundutan 6 titik, Tapanuli Tengah 5 titik, Asahan 2 titik, Tapanuli Selatan 2 titik, Tapanuli Utara 2 titik, Langkat 1 titik dan Pakpak Bharat 1 titik.

Baca Juga:

"Sementara itu, pada Senin pukul 15.00 WIB, jumlah titik panas yang terpantau menurun menjadi enam titik, masing-masing dua titik di Kabupaten Labuhanbatu dan empat titik di Kabupaten Labuhanbatu Selatan," urainya.

Menurut pantauan media online https://matatelinga com, kabut asap yang terjadi di Rantauprapat, mengakibatkan jarak pandang, hanya lebih kurang mencapai 150 meter.

Baca Juga:

Selain wilayah disekitar Kota Rantauprapat, beberapa daerah lain, seperti kawasan pantai timur Sumatera, sepanjang ruas jalan lintas Sumatera antara Rantauprapat - Aekkanopan (Labuhanbatu Utara), Rantauprapat - Kotapinang (Labuhanbatu Selatan), dilaporkan juga terpapar kabut asap.

Mengakibatkan jarak pandang pengemudi kendaraan lalulintas, mengalami sedikit terganggu. Karena pekatnya kabut asap.
Terkait mulai terpapar kabut asap Kota Rantauprapat dan wilayah sekitarnya, serta beberapa tempat di Kabupaten Labuhanbatu, melalui media ini bupati dr hj Maya Hasmita SpOg MKM, menyampaikan himbauannya kepada masyarakat.


"Lindungi diri dari dampak terpapar kabut asap, akibat terbakarnya hutan dan lingkungan", ucap bupati Maya Hasmita, seperti disampaikan pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Labuhanbatu, Abdi Jaya Pohan SH MM, kepada media ini, Selasa (25/8/2026) sore.
Disampaikannya, ditengah kondisi udara yang terdampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan, mari bersama menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Menurut bupati, seperti disampaikan pejabat Sekda Labuhanbatu, lakukan lima langkah melindungi diri seperti berikut ini.

Baca Juga:


Pertama katanya, gunakan masker dengan baik dan benar, saat berada diluar ruangan. Kedua, kurangi aktifitas diluar ruangan, jika kondisi udara kurang baik.


Ketiga lanjut bupati, perbanyak minum air, dan segera beristirahat, jika tubuh terasa kurang sehat. Keempat, tutup pintu dan jendela, jikakondisi udara kurang baik
Dan kelima, segera ke fasilitas kesehatan, apabila mengalami gangguan kesehatan.

Baca Juga:
Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Antisipasi Kebakaran Hutan, Kapolres Simalungun Ingatkan Warga: Cegah Sejak Dini, Laporkan Segera 110
Kapolda Sumut Cek Kesiapsiagaan Personel, Kendaraan dan Peralatan Penanganan Karhutla
Bangun Kesadaran Masyarakat, Babinsa dan Warga Desa Penaah Bersatu Cegah Karhutla.
Pabrik Mainan di Medan Johor Terbakar, Asap Hitam Masih Membumbung
Aksi Komplotan Penipu Bawa Kabur Motor Anak di Deli Tua Terekam CCTV
Jaga Ruang, Alat dan Kondisi (RAK) Juang Wilayah, Babinsa Pulau Medang Edukasi Tentang Hukum Dan Bahaya Karhutla
 
Komentar
 
Berita Terbaru