Rabu, 26 Agustus 2026 WIB

BREAKING NEWS...!!! Polisi Muda Sabhara Deliserdang Bunuh Lansia, Tewas dengan Luka Tikam

Putra - Selasa, 04 Agustus 2026 13:27 WIB
BREAKING NEWS...!!! Polisi Muda Sabhara Deliserdang Bunuh Lansia,  Tewas dengan Luka Tikam
Olah.TKP Pembunuhan

MATATELINGA, Deliserdang :Polresta Deli Serdang akhirnya berhasil mengungkap pelaku pembunuh nenek Nurlis (70) warga Dusun IV Desa Punde Rejo Kecamatan Tanjung yang ditemukan tewas di rumahnya, Jumat (31/7/2026) kemarin. Saat ini pelaku pun sedang menjalani pemeriksaan intensif Satreskrim Polresta Deli Serdang.


Tak disangka pelaku yang tertangkap adalah tetangga korban sendiri berinisial RF (23) dan merupakan anggota polisi berpangkat Bripda yang bertugas di Sabhara Polresta Deli Serdang. Ia merupakan lulusan Bintara angkatan 2021. Di Januari 2027 rencananya ia akan diusulkan untuk naik pangkat menjadi Briptu.

Baca Juga:
Rumahnya hanya berjarak beberapa meter dengan rumah korban. RF juga merupakan anak dari seorang pensiunan polisi disebutkan pernah menjabat sebagai Kapolsek Pakkat di wilayah Humbahas.

Terkait hal ini, Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Muhammad Isral yang dikonfirmasi wartawan membenarkan soal penangkapan RF ini. Namun demikian dirinya belum bersedia berkomentar banyak

"Iya benar sudah ditangkap. Benar personil (anggota polisi). Selebihnya sama humas ya," kata Kompol Muhammad Isral menjawab wartawan, Selasa 4/8/2026.

Baca Juga:

Sementara Kepala Dusun IV Desa Punden Rejo, Hariadi mengaku sudah mendengar soal penangkapan RF ini. Ia mengaku pertama kali dikabarin oleh Bhabinkamtibmas. RF diamankan saat masih berada di kantornya. Pelaku masih lajang dan bekerja sebagai anggota Polisi di Polresta Deli Serdang.

"RF ini masih lajang, bapaknya orang Lubuk Pakam aslinya tapi tinggal di Punden Rejo sudah lama termasuk korban juga sudah puluhan tahun tinggal di sini. Malam kejadian kata yang lihat CCTV dikejadian ucap Hariadi.

Polisi dapat mengungkap kasus ini berkat rekaman CCTV di rumah RF. Kemudian mengintrogasi RF. Awalnya RF sempat berdalih namun setelah ditanyai lebih lanjut akhirnya mengakui perbuatannya. Diketahui kalau selama ini orangtua RF menempatkan mobil pribadinya di ruang garasi rumah korban.

 
Berita Terbaru