Jumat, 10 Juli 2026 WIB

Diduga Disabotase OTK, Ratusan Tanaman Ubi Petani di Deli Serdang Dirusak, Program Ketahanan Pangan Terancam

Hanter - Jumat, 10 Juli 2026 09:30 WIB
Diduga Disabotase OTK, Ratusan Tanaman Ubi Petani di Deli Serdang Dirusak, Program Ketahanan Pangan Terancam
Aksi perusakan tanaman dilakukan oleh orang yang tak dikenal.

MATATELINGA,Deli Serdang :Aksi perusakan tanaman yang diduga dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) menggegerkan para petani di Desa Limaumanis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Ratusan tanaman ubi kayu milik anggota Forum Kelompok Tani Masyarakat Limaumanis Medan Sinembah (FKTMLM) ditemukan dicabuti secara sengaja, sehingga memicu keresahan di tengah masyarakat (9/7/26).
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Pasar 13-14, Gang Pendidikan, Jalan Limaumanis–Medan Sinembah. Berdasarkan keterangan para petani, aksi perusakan diduga berlangsung pada malam hari, antara 7 hingga 8 Juli 2026, saat warga sedang beristirahat. Tanaman yang telah berusia beberapa bulan hingga bibit yang baru ditanam menjadi sasaran pelaku.


Akibat kejadian itu, sekitar 350 petani yang tergabung dalam FKTMLM mengaku khawatir. Mereka menilai tindakan tersebut bukan hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga berpotensi mengganggu upaya peningkatan produksi pangan yang sejalan dengan program Ketahanan Pangan yang menjadi prioritas pemerintah.
Salah seorang petani, Hutabarat, mengungkapkan bahwa tanaman ubi miliknya yang telah berumur sekitar empat bulan di lahan seluas lima rantai habis dicabuti. Bahkan, batang ubi yang baru ditanam juga tidak luput dari aksi perusakan. Ia berharap pelaku segera ditemukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.Menyikapi kondisi tersebut, para petani yang tergabung dalam FKTMLM berencana mengaktifkan kembali sistem ronda atau penjagaan malam di sekitar area pertanian. Langkah ini dilakukan untuk mempersempit ruang gerak pelaku sekaligus menjaga hasil tanam masyarakat dari aksi perusakan berikutnya.
Perwakilan petani, Sutario 753, berharap aparat penegak hukum segera turun tangan menyelidiki kasus tersebut. Menurutnya, apabila aksi perusakan terus dibiarkan, bukan hanya petani yang dirugikan, tetapi juga dapat mengancam keberlangsungan produksi pertanian dan semangat masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Apa Belgia Sudah Siap Menghadapi Spanyol Babak Prempat Final, Siapa Anda Jagokan...?
Sportivitas, Kerja Sama, Pantang Menyerah : Nilai Piala Dunia 2026 yang Ditanamkan Babinsa Koramil 06/Senayang
Ruben Amorim Resmi Bertugas Pelatih Kepala AC Milan
Pemkab Deli Serdang Terima 2.088 Mahasiswa KKN Unimed Tahun 2026
Demo Jilid Kedua Ribuan Massa Geruduk Kantor Bupati Asahan
Sebut Jurnalis Berspekulasi, Kades Singengu Julu Tak Berkutik Disodori Bukti Foto Razia Pemprov Sumut
 
Komentar
 
Berita Terbaru