Kondisi semrawut tersebut terjadi persis di area Warkop Jurnalis Jalan H Agus Salim Medan.
Iskandar Jalil selalu pengusaha Warkop Jurnalis sangat menyesalkan rekanan pengerjaan proyek tanam PT Telkom tersebut.
Batu dan tanah yang berserakan di pinggir jalan sangat menggangu usahanya. Keselamatan pengunjung terancam, apalagi batu besar itu menutup lahan parkir bagi pengunjung.
"Ini proyek PT Telkom. Nggak beres ini, masa' setelah pipa ditanam, tanah dan batunya tidak dirapikan. Cemana pengunjung usaha saya mau parkir, bisa jatuh lah mereka kalau batu dan tanahnya dibiarkan berserak gini," kesal Iskandar, Sabtu (14/3/2026).
Dia berharap, pihak rekanan ataupun pemerintah terkait bisa perduli dengan kondisi semrawutnya proyek tanam pipa PT Telkom tersebut karena berbahaya bagi pengguna jalan.
"Saya berharap pelaksana proyek segera merapikan batu dan tanah ini, usaha kita terganggu," pungkasnya.
Baca Juga: