"Sterilisasi kami sangat thorough! Tidak ada yang terlewat. Kelistrikan dicek, pemadam dicek, jalur evakuasi dicek, area parkir dicek, bahkan toilet pun dicek! Kami ingin memastikan 100% aman, zero risk! Ini adalah standar tertinggi untuk masyarakat kami!" ungkap Kabag Ops menjelaskan detail operasi.
Baca Juga:
Yang membuat operasi ini bukan sekadar formalitas adalah edukasi yang diberikan kepada pengurus gereja setelah sterilisasi selesai. Setiap tim menyampaikan himbauan dan pesan kamtibmas yang sangat berguna.
"Kami tidak hanya sterilisasi lalu pergi. Kami edukasi pengurus gereja: bagaimana mengenali barang mencurigakan, bagaimana evakuasi kalau emergency, bagaimana koordinasi dengan security. Kami beri mereka knowledge untuk protect jemaat mereka sendiri. Ini bukan hanya service, tapi empowerment!" ujar KOMPOL M. Manik menjelaskan pendekatan holistik.