Senin, 06 Juli 2026 WIB

Pardomuan Simatupang: Kepemimpinan Baru Partai Berkarya Jadi Momentum Konsolidasi dan Kebangkitan Politik Kerakyatan

Redaksi - Sabtu, 20 Desember 2025 15:04 WIB
Pardomuan Simatupang: Kepemimpinan Baru Partai Berkarya Jadi Momentum Konsolidasi dan Kebangkitan Politik Kerakyatan
Pardomuan

MATATELINGA, Medan :Partai Berkarya, optimisme besar terhadap masa depan Partai di bawah kepemimpinan yang baru dan lahir dari semangat persatuan dan perjuangan politik kerakyatan, yang didirikan pada 15 Juli 2016 oleh Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto, putra Presiden Republik Indonesia ke-2, Jenderal Besar Soeharto.

Hal ini disampaikan Ketua DPD Partai Berkarya Kota Medan Pardomuan Simatupang, saat dikonfirmasi wartawan, Jum'at 19/12/2025.

Baca Juga:

Partai Berkarya terbentuk dari penggabungan dua kekuatan politik, yakni Partai Beringin Karya dan Partai Nasional Republik (Nasrep). Penggabungan tersebut menjadi fondasi kuat bagi Partai Berkarya untuk menghadirkan alternatif politik yang berorientasi pada kepentingan rakyat kecil, khususnya di sektor ekonomi kerakyatan.
Dalam perjalanan sejarahnya, Partai Berkarya telah mengalami dinamika kepemimpinan.

Saat ini, partai dipimpin oleh Mayor Jenderal TNI (Purn.) H. Muchdi Purwopranjono sebagai Ketua Umum sejak tahun 2020. Sebelumnya, tongkat kepemimpinan pernah diemban oleh Neneng A. Tuty, sementara Tommy Soeharto menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina.

Baca Juga:
Menurut Pardomuan Simatupang, kepemimpinan yang baru ini diharapkan mampu membawa energi segar dan memperkuat soliditas partai dari pusat hingga daerah.

"Dengan adanya kepemimpinan yang baru, kami berharap seluruh jajaran DPD dan DPC Partai Berkarya se-Indonesia dapat bekerja sama dengan baik, solid, dan satu komando, sesuai dengan cita-cita serta harapan besar Partai Berkarya yang kita cintai," ujar Pardomuan.

Ia menambahkan, Partai Berkarya sejak awal memiliki fokus utama pada program-program ekonomi kerakyatan. Program tersebut meliputi pemberdayaan petani, nelayan, serta pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Melalui kebijakan dan program nyata, Partai Berkarya berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memperkuat kemandirian ekonomi bangsa.
Dalam konteks elektoral, Pardomuan mengakui bahwa pada Pemilu 2019 Partai Berkarya memperoleh 2,09 persen suara nasional dan belum berhasil meraih kursi di DPR RI.

Baca Juga:
Namun demikian, hasil tersebut menjadi pelajaran penting bagi partai untuk melakukan evaluasi menyeluruh, konsolidasi organisasi, serta penguatan basis dukungan di daerah.
"Ke depan, Partai Berkarya harus bangkit dengan kerja nyata, membangun struktur yang kuat dari DPP, DPD hingga DPC, serta lebih dekat dengan rakyat.

Kami di DPD Partai Berkarya Kota Medan siap menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat," tegasnya.

Sebagai partai dengan struktur organisasi yang lengkap dan sistematis, Partai Berkarya terus mendorong sinergi antar tingkatan kepengurusan. Dengan semangat persatuan, disiplin organisasi, dan loyalitas terhadap perjuangan partai, Pardomuan Simatupang optimistis Partai Berkarya mampu kembali mengambil peran strategis dalam kancah politik nasional dan menjadi wadah perjuangan rakyat menuju Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat. (Syahdan/Red)

Baca Juga:

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Partai Golkar Sumut Bergejolak, DPD II.Labuhanbatu dan Labuhanbatu Utara "Tutup  Mulut"
Dewan Pertimbangan DPD Golkar Sumut: "Ada Apa Tiba - Tiba Penunjukan Plt  Ketua Golkar Sumut, Siapa Dalangnya"
PSP Foundation 'Turun Tangan' Siapkan 2 Perahu Karet Antisipasi Medan Hadapi Ancaman Banjir Rob
Langkah Trump Menyelamatkan Partai Republik dari Lonjakan Asuransi Kesehatan, Membutuhkan Biaya $50 Miliar
Syaiful Ramadhan : Pemko Jangan Tahunya Menggusur, Tapi Harus Hadirkan Solusi Bagi PK5
FPKS: Penyelenggaraan Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Bisa Merujuk Pada Tatib
 
Komentar
 
Berita Terbaru