Jumat, 16 Januari 2026 WIB

AK Penguasa Jaringan Perjudian di Sumut, Ada Apa dengan APH ?

Hanter - Selasa, 16 Desember 2025 20:33 WIB
AK Penguasa Jaringan Perjudian di Sumut, Ada Apa dengan APH ?
Ilustrasi

MATATELINGA, Deliserdang :Sosok berinisial AK kembali menjadi sorotan publik. Ia disebut-sebut sebagai pengendali utama bisnis perjudian mesin tembak ikan dan sejumlah jenis permainan judi lainnya yang beroperasi secara masif di berbagai wilayah Sumatera Utara.

Arena perjudian yang menggunakan koin sebagai alat transaksi itu dilaporkan bebas beroperasi di ruko, kawasan pergudangan, hingga lokasi strategis di pusat-pusat perkotaan. Ironisnya, sebagian gelanggang tersebut diduga berlindung di balik modus game zone dan memanfaatkan celah regulasi, termasuk keberadaan arena permainan di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Jalan Thamrin, Medan.

Baca Juga:

Meski dikemas seolah permainan hiburan, mesin tembak ikan dan permainan bola putar angka (roulette) oleh masyarakat luas dinilai sebagai praktik perjudian yang terang-terangan melanggar hukum dan meresahkan. Aktivitas ini dilaporkan menjamur di Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tebbing Tinggi, Asahan, hingga sejumlah daerah lainnya di Sumatera Utara.

Dampak sosial yang ditimbulkan pun tidak kecil. Sejumlah warga mengaku ekonomi keluarga hancur akibat kecanduan judi. Konflik rumah tangga meningkat, penghasilan habis, bahkan anak-anak terpaksa putus sekolah.

Baca Juga:

Tak berhenti di mesin tembak ikan, AK juga dikabarkan tengah menyiapkan ekspansi bisnis ke perjudian togel. Ia disebut menargetkan diri sebagai pengendali tunggal jaringan togel di Sumatera Utara dengan membangun sistem terstruktur, mulai dari pengepul, juru tulis, hingga koordinator wilayah.

Di Kabupaten Deli Serdang, seorang warga berinisial DB disebut sebagai pengepul utama dengan jaringan juru tulis hingga tingkat kecamatan dan desa. Sementara setoran hasil pasangan angka disebut dikumpulkan oleh koordinator berinisial RS dan JHT di wilayah lainnya, sebelum seluruhnya disetorkan kepada AK.

Baca Juga:

Sumber menyebutkan, pembayaran kemenangan togel dilakukan melalui sistem transfer oleh bagian keuangan jaringan tersebut, mengindikasikan pola kerja yang rapi dan terorganisir.

Namun di tengah masifnya praktik perjudian ini, aparat penegak hukum justru dinilai belum menyentuh aktor utama di balik jaringan. Penindakan yang dilakukan selama ini disebut hanya menyasar pemain dan penjual koin, sementara pengendali besar tetap tak tersentuh.

Baca Juga:

Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik: apakah aparat penegak hukum benar-benar tidak mengetahui, atau justru memilih tidak melihat?

Saat dimintai tanggapan terkait dugaan kuat maraknya praktik perjudian tersebut, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan hingga kini belum memberikan pernyataan resmi.

Baca Juga:

Sementara itu, Susi, warga Kecamatan Pantai Labu (Penara), yang mengaku menjadi korban langsung dampak perjudian, meluapkan kekecewaannya terhadap penegakan hukum.

"Akibat judi, keluarga kami hancur. Uang habis, anak putus sekolah. Kalau aparat serius, seharusnya yang ditangkap bukan hanya pemain kecil, tapi siapa yang mengendalikan semuanya," ujarnya.

Baca Juga:

Hingga berita ini diturunkan, media ini belum berhasil dan masih berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait guna memperoleh klarifikasi dan tanggapan resmi sebagai bagian dari prinsip keberimbangan berita.

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Sigap, Polresta Deli Serdang Cek Lokasi Abrasi dan Longsor Benteng DAS Akibat Banjir
Tudingan Judi Dadu di Patumbak Didukung Wartawan & Kapolsek Buktikan Salah Setelah Penggerebekan
Tim Relawan dan Remaja Mesjid Raya Nurul Iman Desa Sei Rotan Salurkan Bantuan Korban Bencana
Vihara Buddha Loka Ditetapkan Sebagai Daya Tarik Wisata Rohani Deli Serdang
Keras, Tanjung Morawa Juara Umum Porkab Deli Serdang 2025
Deli Serdang Level Tertinggi Inovasi di Sumatera Utara
 
Komentar
 
Berita Terbaru