Minggu, 01 November 2026 WIB

Afif Abdillah Minta Dinkes Medan Peduli Kesehatan Korban Banjir

Redaksi - Sabtu, 06 Desember 2025 08:31 WIB
Afif Abdillah Minta Dinkes Medan Peduli Kesehatan Korban Banjir
Afif Abdillah.

MATATELINGA, Medan :Anggota Komisi II DPRD Kota Medan, Afif Abdillah, meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan untuk mendata masyarakat yang menjadi pasien rawat inap di rumah sakit akibat bencana banjir yang terjadi di Kota Medan.

"Dari bencana banjir ini, bukan hanya warga yang meninggal dunia saja yang perlu di data, tetapi juga warga yang sakit dan dirawat inap di rumah sakit. Itu sangat perlu untuk di data, Dinkes Medan harus memastikan bahwa pelayanan di RS berjalan maksimal," ucap Afif Abdillah, Jumat (5/12/2025).

Selain jumlah warga yang sakit, Dinkes Medan juga perlu mendata penyakit-penyakit yang paling banyak diderita oleh warga yang terdampak banjir.

Baca Juga:

"Infonya penyakit yang paling banyak itu ISPA, penyakit kulit, demam, hingga diare. Ini kan perlu didata secara lebih rinci dan diklasifikasikan. Siapa yang paling banyak terserang penyakit, anak-anak kah, lansia kah. Lalu, sejauh ini sudah bagaimana penanganannya," ujarnya.

Menurut Ketua Fraksi NasDem DPRD Medan itu, pendataan tersebut sangat penting untuk dilakukan agar Dinkes Medan dapat memberikan pelayanan secara terukur sesuai kebutuhan para pasien di situasi pasca bencana seperti saat ini.

Baca Juga:
Misalnya, sambung Afif, bila yang paling banyak terserang penyakit itu adalah anak-anak, maka Dinkes Medan perlu memastikan ketersediaan kawar rawat inap untuk anak di setiap rumah sakit di Kota Medan.

"Artinya, jangan nantinya ada rumah sakit yang menolak pasien dengan alasan kamar rawat inap untuk anak-anak sudah penuh. Harus ada kebijakan khusus, misalnya dengan menambah kuota kamar rawat inap khusus anak di setiap rumah sakit dan sebagainya. Hal-hal seperti ini perlu dilakukan, mengingat Kota Medan saat ini dalam situasi Tanggap Darurat Bencana," tegasnya.

Selain itu, Afif Abdillah juga mengingatkan kepada seluruh unit pelayanan kesehatan di Kota Medan. Mulai dari fasilitas kesehatan tingkat I, yakni puskesmas dan klinik hingga RS, untuk memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal kepada masyarakat Kota Medan, termasuk kepada warga yang terdampak bencana banjir.

"Seperti yang dikatakan Pak Wali bahwa sampai 11 Desember (2025) nanti, Kota Medan berstatus Tanggap Darurat Bencana. Untuk itu, seluruh RS di Kota Medan harus standby dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Saya minta Dinkes Medan untuk benar-benar memperhatikan hal ini," tutupnya.

Baca Juga:
Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, meminta meminta Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, dr Irliyan Saputra Sp.OG, untuk memastikan kesiapan seluruh Rumah Sakit yang ada di Kota Medan.

Rico menegaskan, seluruh rumah sakit di Kota Medan harus standby dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat pasca bencana banjir yang terjadi.

"Saya sudah minta kepada Kepala Dinas Kesehatan supaya seluruh rumah sakit itu standby. Dari awal, dari tanggal 27 November itu saya sudah perintahkan seluruh rumah sakit untuk standby terus," ucap Rico Waas , Minggu (30/11/2025) lalu.

Baca Juga:

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Rico Waas Perkuat BPBD Medan, Berencana Bentuk UPT di Wilayah Rawan & Relawan Tanggap Bencana
Zulkarnaen SKM : Segera Lakukan Pemulihan, Antisipasi Banjir Terulang di Medan
Kemendiktisaintek Apresiasi Posko USU Peduli, Siapkan Dukungan Pendanaan Hingga Rp50 Miliar
-13 Warga Tewas karena Banjir, Ketua Komisi II DPRD Medan H. Kasman Lubis Sorot Minimnya Kesiapsiagaan Pemko Medan
Rico Waas: Medan Barat Harus Bersih Malam Ini, Jangan Ada Lagi Tumpukan Sampah di Jalan Tengah Kota dan Protokol
Tinjau Pinggiran Sungai Deli Yang Tergerus, Zakiyuddin Harahap Minta Segera Dibangun Bronjong
 
Komentar
 
Berita Terbaru