Rakernas SPS 2026 Hasilkan Enam Rekomendasi Strategis, Lampung Jadi Tuan Rumah Kongres 2027
MATATELINGA, Samarinda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Serikat Perusahaan Pers (SPS) 2026 menghasilkan enam rekomendasi strategis yang menc
Lifestyle
MATATELINGA, Humbahas :Kasus dugaan eksploitasi anak dan perdagangan anak dibawah umur di kafe Galaxy Jalan Bakara Desa Sosorgonting, Doloksanggul, tampaknya belum bisa diseret ke Pengadilan. Sebab berkas perkara, sebanyak dua pelaku kasus dugaan eksploitasi anak tersebut, belum lengkap.
Kejaksaan Negeri (Kejari) Humbang Hasundutan (Humbahas), Provinsi Sumatera Utara, telah menerbitkan P-19 berkas perkara kasus dugaan eksploitasi anak dan perdagangan anak dibawah umur di kafe Galaxy Jalan Bakara Desa Sosorgonting, Doloksanggul.
Baca Juga:
Kepala Kejaksaan Negeri Humbahas Donal Togi Joshua Situmorang SH MH melalui Kasi Intel Van Barata Semenguk, SH MH mengatakan, berkas diterbitkan pada 21 November 2025. Untuk , segera dilengkapi penyidik.
Ditambahkan Herry, penyidik diberi waktu 14 hari untuk melengkapi berkas perkara yang belum lengkap. Setelah berkas dilengkapi, pihaknya akan meneliti kembali.
Baca Juga:
Menurut Van Barata, sejak berkas perkara atas nama tersangka IEP selaku pemilik kafe Galaxy dan DS selaku perekrut anak dibawah umur dari penyidik Polres Humbahas diterima. Tetapi setelah diteliti belum memenuhi syarat formal dan materi.
Baca Juga:
Polisi Masih Terapkan Pasal Eksploitasi Anak dan TPPO Kasus di Kafe Galaxy Humbahas
Penyidik Reskrim Polres Humbahas , masih menerapkan pasal berlapis terhadap dua orang pelaku yakni IEP selaku pemilik kafe Galaxy dan DS selaku perekrut anak dibawah umur, terhadap seorang gadis asal Simalungun. Gadis tersebut, diduga menjadi korban eksploitasi di kafe Galaxy.
Baca Juga:
Kapolres Humbahas AKBP Arthur Sameaputty melalui Kasi Humas Bripka Jafarudin Simanjuntak menjelaskan, pihak penyidik masih menerapkan pasal terhadap IEP selaku pemilik kafe Galaxy dan DS selaku perekrut anak dibawah umur dengan menggunakan Undang-Undang Perlindungan Anak.
" Benar, pasal yang diterapkan terhadap kedua tersangka, yakni IEP selaku pemilik Kafe Galaxy dan DS selaku perekrut anak di bawah umur, masih tetap sebagaimana awal penyidikan. Yaitu Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, subsider Pasal 76I, lebih subsider Pasal 76J ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, juncto Pasal 55 KUHP. Dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp120 juta," kata Jafarudin saat dikonfirmasi, Senin (10/11).
Baca Juga:
" Perintah Bapak Kapolres sudah jelas, yakni agar kasus ini diusut tuntas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," ujarnya.
" Itu menandakan proses penyidikan telah berjalan dan saat ini kedua tersangka masih menjalani masa penahanan di RTP Polres Humbahas," katanya.
Baca Juga:
" Sedangkan untuk pertanyaan mengenai penutupan usaha Kafe Galaxy, hal tersebut dapat dikonfirmasi langsung kepada pihak Pemerintah Daerah karena menjadi ranah kewenangan Pemkab," ujarnya.
Sebelumnya, kasus ini bermula atas laporan seorang warga Desa Sidotani Kecamatan Banda Kabupaten Simalungun, berinisial S, pada 9 Oktober 2025 lalu.
Baca Juga:
Korban, menceritakan, bekerja sembari mendampingi tamu yang sudah mengkonsumsi minuman beralkohol dan bahkan melakukan perbuatan asusila.
Kedua tersangka, dijerat pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, subsider Pasal 76I, lebih subsider Pasal 76J ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, juncto Pasal 55 KUHP. Dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp120 juta.
Baca Juga:
MATATELINGA, Samarinda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Serikat Perusahaan Pers (SPS) 2026 menghasilkan enam rekomendasi strategis yang menc
Lifestyle
MATATELINGA, Medan Farianda Putra Sinik calon tunggal Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) periode 2026
Lifestyle
MATATELINGA, Medan Komitmen Pemko Medan dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga terus mendapatkan dukungan dari
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., memperkuat sinergi dan kedekatan Polri dengan masyarakat m
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Memasuki pengujung tahun anggaran 2026, Pj Sekretaris Daerah Kota Medan, Erfin Fachrurrazi, secara tegas menginstruksika
Berita Sumut
MATATELINGA,Medan Bukan sekadar pendaftaran. Jumat (6/11/2026), Gedung Parada Harahap, Kantor PWI Sumut, Jalan Adinegoro No. 4, Kelurahan
Lifestyle
MATATELINGA,Medan Pengelolaan dari Masjid Agung kini jadi sorotan publik. Untuk mendalami hal tersebut, wartawan coba mengonfirmasi langsu
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Berkomitmen memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, Polres Pelabuhan Belawan berhasil mengamankan seor
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., mengajak ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh
Lifestyle
MATATELINGA, Pematangsiantar Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan pengamanan lalu lintas r
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Gerak cepat langsung dilakukan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu dalam menyikapi banjir yang merendam sejumlah wilayah
Berita Sumut
MATATELINGA,Namorambe Deli Serdang, Pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Desa Jati Kesuma Kecamatan namorambe Kabupaten Deli Se
Berita Sumut