Kamis, 15 Oktober 2026 WIB

Poldasu Akui Salah Tangkap Ketua DPD NasDem Sumut Terkait Judi Online

Redaksi - Kamis, 16 Oktober 2025 17:59 WIB
Poldasu Akui Salah Tangkap Ketua DPD NasDem Sumut Terkait Judi Online
Kabid Humas Poldasu

MATATELINGA - Medan : Polda Sumut mengakui anggotanya melakukan kesalahan karena sempat menangkap Ketua DPD Partai NasDem Sumatera Utara (Sumut), Iskandar ST di Bandara Kualanamu.

"Peristiwa itu benar dan anggota kita melakukan salah tangkap terhadap Iskandar," ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, Kamis (16/10/2025).

Dia mengungkapkan, awalnya personel Polrestabes Medan tengah menyelidiki kasus judi online. Kemudian berdasarkan hasil penyelidikan (profiling) muncul nama Iskandar. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan manifest, nama Iskandar itu terdaftar sebagai penumpang pesawat.

Baca Juga:
"Personel kemudian menuju Bandara Kualanamu dan berkoordinasi dengan petugas Avsec untuk mengamankan nama Iskandar tersebut yang posisinya sudah berada di dalam pesawat," ungkapnya.

"Ternyata hasil profiling anggota itu salah, nama Iskandar yang terlibat judi online bukanlah Ketua NasDem Sumut. Jadi ada kesamaan nama," sebut Kombes Ferry Walintukan.

Dia menyampaikan permohonan maaf peristiwa salah tangkap tersebut.

Baca Juga:
Sebelumnya, Ketua Partai Nasdem Sumut, Iskandar, mengaku menjadi korban salah tangkap oleh oknum polisi di Bandara Kualanamu, Rabu (15/10/2025) sore.

Insiden memalukan itu terjadi di dalam pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA 193 rute Kualanamu–Soekarno Hatta, tepat sebelum pesawat lepas landas.

"Benar, saya sempat diamankan sementara di dalam pesawat Garuda Indonesia," ungkap Iskandar saat dikonfirmasi.

Iskandar menjelaskan, pesawat dijadwalkan terbang pukul 19.25 WIB. Semua penumpang sudah berada di kursi masing-masing dan bersiap untuk take off, ketika sejumlah pria berpakaian preman yang mengaku polisi, datang bersama petugas Avsec Bandara Kualanamu dan awak kabin Garuda.

Baca Juga:
"Mereka datang membawa surat penangkapan, katanya untuk seorang pelaku judi online bernama Iskandar. Rupanya, nama saya sama dengan orang yang mereka cari," ujarnya.

Menurutnya, setelah melakukan pemeriksaan dan menyadari kesalahan identitas, para petugas itu langsung meninggalkan lokasi tanpa memberikan penjelasan resmi. Bahkan, oknum polisi berpakaian preman tersebut tidak mengaku dari satuan mana.

"Yang aneh, setelah tahu salah orang, mereka langsung pergi begitu saja. Tak satu pun yang mau mengaku sebagai polisi. Tapi surat penangkapannya ada," ujar Iskandar dengan nada kecewa.

Akibat insiden itu, Iskandar sempat diturunkan dari pesawat untuk pemeriksaan singkat, yang menyebabkan penerbangan Garuda GA 193 tertunda (delay) selama beberapa waktu.

Baca Juga:
"Hanya karena nama saya sama dengan target penangkapan, saya diturunkan dari pesawat dan dimintai keterangan," katanya.

Iskandar juga menyebutkan bahwa dari informasi yang diterimanya, oknum yang melakukan salah tangkap diduga berasal dari Polrestabes Medan. Namun, ia meminta agar hal ini dikonfirmasi kembali ke pihak kepolisian.

"Informasinya memang dari Polrestabes Medan. Tapi sebaiknya dikroscek dulu secara resmi," ucapnya.

Politikus NasDem itu mengaku akan berkonsultasi dengan pihak partai dan penasihat hukum terkait langkah selanjutnya, termasuk mempertimbangkan pelaporan atas dugaan pelanggaran prosedur dan kesalahan fatal aparat penegak hukum.

Baca Juga:
"Ini bukan hanya soal saya pribadi, tapi soal marwah dan kehormatan warga negara yang bisa saja jadi korban salah tangkap hanya karena kesamaan nama," pungkasnya.

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Cari Pelaku Judi Online, Ketua Nasdem Sunut 'Ditangkap', Dipaksa Turun Pesawat  Oleh Polrestabes Medan
Diterpa Kasus Dugaan Penganiayaan dan Rekayasa, Kompol DK Jalani Sidang Etik
Komisi IV DPRD Medan : Anggaran Pengendalian Banjir Tidak Tepat Sasaran
Bukan Kali Pertama! Kejahatan Napi Lapas Kelas I Medan Terjadi Berulang
Rutan Kelas I Medan Terima Kunjungan Studi Tiru dari Rutan Kelas IIB Tanjung Pura
Dr Lily MBA : "Penerapan Larangan Merokok Patut Dicontoh"
 
Komentar
 
Berita Terbaru