Menurut salah seorang siswi kelas VII, Denella Sibuea, mereka keracunan usai makan sayur dari dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Hutahaean.
"Ya kami makan sayur dikit-dikit dan rasanya sudah ada pahitnya. Kami banyak,.mual, muntah dan pusing usai makan sayur. Ada juga yang demam," terang Denella Sibuea saat mendapat pertolongan dari Puskesmas Laguboti.
Sementara yang lainnya dilarikan ke RS Porsea dan Balige karena petugas dan ruangan di Puskesmas tidak cukup untuk menangani pasien. Namun sebagian
siswa ada yang sudah dipersilahkan pulang.
Baca Juga:
Kejadian ini merupakan kejadian pertama di Kabupaten Toba Sumatera Utara dan membuat panik para orang tua dan masyarakat sekitar akan keselamatan anaknya.
Menurut informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, dapur yang mengelola MBG Hutahaean masih dua hari beroperasi. Dapur ini juga hanya masih melayani 2.000 siswa, diantaranya TK 1, SD Negeri Hutahaean dan SMP Negeri 1 Laguboti.
Sampai berita ini dinaikkan, pelajar yang keracunan masih berdatangan dan mengeluh kesakitan bahkan ada yang sempat minta pulang namun kembali muntah hingga terpaksa dilarikan ke rumah sakit.