Selasa, 28 Juli 2026 WIB

Harga Diri Pemerintah Dipertaruhkan, Warga Gang Setia Minta Tembok Pagar Dibongkar

Didiek Eddy Susanto - Rabu, 10 September 2025 10:00 WIB
Harga Diri Pemerintah Dipertaruhkan, Warga Gang Setia Minta Tembok Pagar Dibongkar

MATATELINGA,Asahan : Pertemuan yang diprakarsai oleh Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Wakil bupati Asahan di Aula Sat.Pol Pamong Praja yang melibatkan Pengelola Yayasan Pendidikan Sekolah Meitreyawira dengan warga masyarakat lingkungan V gang Setia kelurahan Tebing kisaran, Kisaran Barat berakhir dengan tanpa adanya keputusan, meskipun Sat.Pol Pamong Praja telah memberikan surat teguran pembongkaran sebanyak tiga kali, Selasa (09/09/2025).

Yusrizal Dahlan saat ditemui media ini setelah gelar rapat yang kedua kalinya di aula Sat.Pol.Pamong Praja mengatakan meskipun wakil bupati Asahan Rianto ada menyarankan untuk dilakukan musyawarah kembali antara kami dan pengelola Yayasan tersebut, kami tetap bersikukuh dan menolak tawaran seperti yang di sarankan wakil bupati Asahan , dan kami juga meminta pihak Pemerintah Kabupaten Asahan juga harus konsekuen dengan telah dikeluarkannya Surat Peringatan I,II dan III untuk pembongkaran bangunan pagar tembok yang telah menutup akses Gang Setia yang berada dibelakang gedung yayasan tersebut, dan bila bangunan tembok pagar tersebut tidak juga dibongkar maka jelas hilanglah "Marwah dan kewibawaan Pemerintah Kabupaten Asahan dihadapan para cukong itu yayasan tersebut.

Sementara Dian Marwah selaku kuasa hukum dari warga masyarakat gang Setia juga mengatakan warga masyarakat ini hanya meminta akses gang Setia yang berada tepat dibelakang yayasan tersebut untuk kembali dibuka dan tembok pagar yang menutup akses gang tersebut segera dibongkar, terlebih lagi setelah gang Setia ditutup , salah satu rumah warga yang berada dibelakang tembok tersebut bila hujan turun alami kebanjiran dan penduduknya juga terkurung dikarenakan akses jalannya terkepung tembok pagar yayasan dan terlebih lagi gang Setia sudah ada jauh sebelum yayasan sekolah itu berdiri dan di gang Setia itu juga pernah dibangun akses jalan yang didanai oleh negara lewat program PNPM diera tahun 2000 an.

Kami juga sampaikan ke Wakil bupati saat pertemuan itu, kepentingan rakyat banyak jangan sampai dikalahkan oleh pengusaha yayasan tersebut lagi bangunan pagar tembok tersebut berdiri diatas tanah Pemerintah, dan bila kepentingan masyarakat banyak sudah dikangkangi oleh kepentingan pengusaha , maka jadinya Pemerintah ini sudah tidak lagi ada harga dirinya lagi dihadapan rakyatnya .

Sementara Wakil Bupati Asahan saat pertemuan tersebut juga telah mendengar semua keluhan pihak yayasan serta warga masyarakat terdampak, dan wakil bupati juga mengatakan bila permasalahan ini tidak tuntas maka akan kami laporkan ke bupati Asahan untuk mengambil langkah langkah kongkrit sebagai mana mestinya.

Baca Juga:
Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Upaya Penanganan Masalah Sosial di Tingkat Daerah
Pemerintah Kabupaten Toba Terima Bantuan Benih Padi dari Kementerian Pertanian RI
Syaifullah Jadi Ketua FWP 2025-2028, Kalahkan Agus Supratman
Pemkot Tanjungbalai Berkomitmen Dukung Sektor Pertanian
Ketika Pemerintah Abai pada Jurnalistik, Komunikasi dengan Rakyat Terputus
Sekdaprov Sumut Ajak Perguruan Tinggi Berkolaborasi dengan Pemerintah Lahirkan Tenaga Terampil Kesehatan
 
Komentar
 
Berita Terbaru