Kamis, 30 April 2026 WIB

Sekdaprov Sumut Minta Dinas Perkebunan dan Peternakan Tetap Berperan Aktif dalam Mengendalikan Inflasi

James Pardede - Kamis, 04 September 2025 17:00 WIB
Sekdaprov Sumut Minta Dinas Perkebunan dan Peternakan Tetap Berperan Aktif dalam Mengendalikan Inflasi
Matatelinga/Istimewa
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Togap Simangunsong melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi dengan Pejabat dan Jajaran Staf ASN ke Kantor Dinas Perkebunan dan Peternakan Sumut di Jalan Jenderal AH Nasution Nomor 24 Medan, Kamis (4/9/202

MATATELINGA, Medan : Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Togap Simangunsong, meminta Dinas Perkebunan dan PeternakanSumut untuk berperan aktif dalam mengendalikan inflasi. Terutama yang bersumber dari komoditas perkebunan dan peternakan, seperti daging ayam ras yang masih menjadi salah satu komoditi penyumbang inflasi di Sumut.

Hal tersebut disampaikan Sekdaprov Togap Simangunsong, saat kunjungan kerja ke Kantor Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sumut, di Jalan AH Nasution Medan. Kamis (4/9/2025). Menurutnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, hingga Agustus 2025, selain beras dan bawang merah, daging ayam ras tercatat menyumbang inflasi sebesar 0,12% (m-to-m).

"Saya melihat berdasarkan data dari Dinas Perkebunan dan PeternakanSumut, kita mengalami surplus daging ayam ras sebesar 61.526 ton dari total kebutuhan 218.239 ton (produksi 279.766 ton). Namun, meskipun secara angka kita mengalami surplus, masih terdapat sejumlah permasalahan yang perlu mendapat perhatian, baik dari sisi distribusi, kestabilan harga, maupun keterjangkauan bagi masyarakat," jelasnya.

Untuk itu, Togap berharap, Dinas Perkebunan dan Pertanian Sumut harus tetap aktif memantau pasokan dan harga. Jika ada potensi kelangkaan atau lonjakan harga, segera ambil langkah cepat. Koordinasi dengan stakeholder dan lintas OPD di lingkungan Pemprov Sumut," ujar Togap.

Baca Juga:

Ia juga menekankan pentingnya menjaga rantai distribusi, meningkatkan produksi lokal, serta mendorong sinergi antara petani, peternak, dan pemerintah. Diharapkan, Dinas Perkebunan dan PeternakanSumut dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas harga pangan dan mendukung upaya Pemprov Sumut dalam mengendalikan laju inflasi.

Kepala Dinas Perkebunan dan PeternakanSumut Zakir Syarif Daulay, dalam kesempatan tersebut memaparkan kondisi, serta tantangan yang dihadapi sektor perkebunan dan peternakan di Sumut. Disebutkan, luas perkebunan rakyat di Sumut mencapai 2,1 juta hektare, yang ditanami berbagai komoditas unggulan seperti kelapa sawit, karet, kopi, kakao, kelapa dalam, serta komoditas lain seperti aren.

"Namun demikian, sektor perkebunan rakyat masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain, akses permodalan yang terbatas, rendahnya penerapan teknologi budidaya, serta harga pasar yang fluktuatif," sebutnya.

Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
H.Ahmad Syahrul Siregar SH Korwil LSM LIRA Sumut Dan Aceh
Buka Musyawarah Forum Wartawan Pemprov Sumut, Kepala Dinas Kominfo Harapkan Terus Lanjutkan Kolaborasi
Wujudkan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat, RS PHCM Jalin Sinergitas dengan PWI Sumut
Buka Diklat Kepemimpinan, Sekdaprov Sumut Ingatkan Pentingnya Adaptasi di Era Disrupsi
Kejati Sumut Terima Uang Pengganti Rp 105 M dan US$ 2.938.556 dari Terpidana Pembalakan Liar Adelin Lis
Wagub Sumut Ucapkan Selamat Hari Lahir ke-80 Kejaksaan RI
 
Komentar
 
Berita Terbaru