Pada kesempatan itu, massa pun meminta Rajudin Sagala untuk duduk bersila di tanah (trotoar) depan gedung DPRD Medan untuk menonton aksi teatrikal yang mereka lakukan.
Dalam aksi teatrikal itu, tampak mahasiswa berperan sebagai seorang pejabat yang sedang duduk manis sembari tertawa senang di atas kursi. Sementara itu, mahasiswa yang berperan sebagai masyarakat yang terdiri dari buruh, petani dan rakyat kelas bawah lainnya menarik pejabat tersebut untuk turun dari kursi empuknya.
"Beginilah tingkah pejabat sekarang, tertawa diatas penderitaan rakyat. Begitu juga dengan para Anggota DPR, duduk manis dikursinya, diatas jerih payah rakyat," ucap salah seorang mahasiswa kepada Rajudin Sagala saat aksi teatrikal itu berlangsung.
Baca Juga:
Usai dilakukannya aksi teatrikal, Rajudin Sagala pun menyampaikan pernyataannya yang sepakat dengan sepuluh tuntuan mahasiswa tersebut.
"Saya sepakat dengan apa yang disampaikan adik-adik sekalian. Untuk yang ranahnya ada di DPRD dan Pemko Medan, akan saya sampaikan secara langsung. Untuk tuntutan yang ditujukan kepada DPR RI, akan kami teruskan kesana. Terimakasih untuk kritik yang disampaikan kepada kami, kami di DPRD Medan akan terus berbenah untuk masyarakat Kota Medan," pungkasnya.