Rabu, 05 Agustus 2026 WIB

Tujuh Orang Diamankan, Pendemo di Gedung DPRD Binjai

Irpan - Senin, 01 September 2025 19:17 WIB
Tujuh Orang Diamankan, Pendemo di Gedung DPRD Binjai
Matatelinga
Saat Massa Pendemo Dipukul Mundur

MATATELINGA,Binjai: Aksi unras di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Binjai yang beralamat di Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, Senin (1/9/2025) dilakukan dua periode, gelombang pertama pada pukul 10.00 wib, oleh ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Al Washliyah STIT Al Washliyah Binjai.

Para mahasiswa berorasi diatas mobil pikap dengan menggunakan pengeras suara tangan, dalam orasinya, untuk bertemu wakil rakyat yang berada di dalam gedung rakyat dalam kawalan penuh pihak kepolisian dari Mapolres Binjai.

Baca Juga:

Sebelum bertemu wakil rakyat orator meminta mahasiswi melakukan aksi tarian tradisional, yakni tari persembahan, dan mendapatkan sumbangan uang dari para anggota dewan, setelah uang terkumpul pendemo berharap untuk diberikan kepada Anggota DPR RI.

Pendemo juga berharap atas pemberian uang tersebut agar bisa disampaikan kepada mereka kelak.

Baca Juga:

Sekira pukul 12.00 wib, mahasiswa pendemo berbaju almamater warna hijau membubarkan diri.

Pendemo sesi kedua masuk ke lokasi di depan kantor DPRD Binjai, sekira pukul 14.30.wib, menamakan Aliansi Mahasiswa Kota Binjai dan driver Ojol menyuarakan pembubaran DPR dan membatalkan tunjangan serta fasilitas DPR RI.

Baca Juga:

Aksi mahasiswa beserta Ojol di kawal langsung Kapolres Binjai AKBP Bambang C Utomo dengan pengawalan aparat yang mengunakan tameng .

Ketua Himpunan Mahasiswa Islam Kota Binjai Dodimelakukan orasiingin bertemu denganketua DPRD H.Krustini Br, Surbakti namun sempat bersitegang saat berdialog dengan Kapolres Binjai AKBP Bambang C Utomo.

Baca Juga:

Selanjutnya Kapolres meminta ijin kepada para pendemo untuk membicarakan hal tersebut kepada pimpinan DPRD, namun usai berdialog hujan turun .

Untuk memenuhi permintaan pendemo, Kapolres masuk ke gedung DPRD dalam kondisi pakaian basah dan hasilnya ketua DPRD tidak ingin bertemu dengan mahasiswa di tengah hujan .

Akibat tidak ada titik temu massa pendemo merasa emosi karena ketua DPRD tidak ingin bertemu dengan mahasiswa, tiba-tiba ada lemparan kearah petugas yang di lakukan beberapa orang yang ikut berdemo.

Baca Juga:

Suasana makin memanas karena tujuh orang berhasil diamankan oleh aparat kepolisian akibat kerusuhan tersebut.

Tidak berapa lama ketua DPRD bersama anggota keluar menemui para mahasiswa diiringi hujan di luar gedung, mereka awal berkeinginan membubarkan DPR-RI membatalkan tunjangan pasilitas yang akan diberikan dengan menggunakan uang rakyat, setelah komunikasi dengan pihak kepolisian sangat alot dibawah guyuran hujan, mahasiswa berharap agar pendemo yang diamankan agar dikembalikan ditengah mereka.

Baca Juga:

Usai Kapolres berdialog dengan ketua DPRD dan menerima saran dari para mahasiswa untuk membebaskan ketujuh teman mereka .

Usai dibebaskan polisi, para pendemo, akhirnya membubarkan diri

Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Kahiyang Ayu Harapkan Terwujudnya Layanan Pendidikan Anak Berkualitas
Forum Nasional Penanggulangan TBC Dihadiri Gubsu Dan Bupati Asahan
Komisi Pembrantasan Korupsi Terus Dalami Aliran Dana Immanuel Ebenezer
Joko Supratikto: Berharap Pemahaman Masyarakat di Perbatasan Tentang Rupiah
Abrego Garcia Ditahan di Virginia Saat Pertempuran Terus Berlanjut
Real Sociedad ditahan imbang Espanyol, Sedangkan Villarreal Pesta Gol
 
Komentar
 
Berita Terbaru