MATATELINGA,Asahan : Warga masyarakat di dua desa diantaranya desa Pulau Rakyat Tua dan desa Mekar Sari yang kesemuanya berada di wilayah Pemerintahan kecamatan Pulau Rakyat Kabupaten Asahan banyak mendapatkan asupan dana pembangunan, namun kedua desa tersebut dari sejak dulu pembangunan tersebut hanya itu itu saja, warga masyarakat menduga dana pembangunan tersebut sudah dialihkan atau menyumpang dari program yang ada, Jum'at (15/08/2025)
Menurut keterangan dari mantan perangkat desa dari kecamatan Pulau Rakyat yang enggan disebut jati dirinya mengatakan mengatakan dalam sejarah kucuran dana desa dari Pemerintah ditahun ini diera Presiden Prabowo Subianto dan bupati Asahan Taufik ZA Siregar, desa Pulau Rakyat Tua dan desa Mekar Sari yang kesemuanya di wilayah kecamatan Pulau Rakyat menerima banyak kucuran dana desa dari Pemerintah pusat sebesar Rp.1, 4 milyar lebih, namun kucuran dana desa untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat khususnya pembangunan infrastruktural tidak ada yang dapat dirasakan warga masyarakat didesa ini, ujarnya.
Baca Juga:
Lebih lanjut mantan perangkat desa yang berada dijecamatan Pulau Rakyat ini juga mengatakan seperti halnya desa Pulau Rakyat Tua yang dipimpin Hamzah, hingga saat ini pembangunan yang ada hanya riol saluran air sepanjang beberapa meter saja, dan itupun pembangunan riol yang terpasang didusun VII jauh dari pemukiman warga masyarakat disini, yang jelas pembangunan tersebut tidak bermanfaat bagi masyarakat .
Dia juga mengatakan hal tersebut juga dialami di wilayah desa Mekar Sari dengan kepala desanya Eka Wahyudi juga sana seperti desa Mekar Sari tanpa ada pembangunan yang menyentuh rakyatnya , dan kedua desa tersebut ditengarai sudah menanipulasi data kegiatan dan anggarannya sehingga warga masyarakat ini mulai kasak kusuk adanya penyimpangan anggaran dana desa dimaksud.
Baca Juga:
Kami bersama masyarakat desa ini bermohon kepada pihak Kejaksaan Negeri Asahan dan aparat penegak hukum untuk segera melakukan pemeriksaan tentang anggaran dan hasil prestasi kerjanya, dan jangan jangan dana desa yang dikucurkan hanya untuk kenduri mereka.
Kepala desa Nehar Sari sudah 3 kali menjabat,namun juga tidak hasil kinerja yang dapat dirasakan oleh warga masyarakat desa ini , sampai hari ini warga masih diam dan suatu saat warga pasti jenuh dan berontak , pungkasnya