Minggu, 23 Agustus 2026 WIB

Titik Api di Dolok Tolong Masih Ada

Redaksi - Sabtu, 19 Juli 2025 11:04 WIB
Titik Api di Dolok Tolong Masih Ada
Kepulan asap masih terlihat.

MATATELINGA,Toba : Kepulanasap terus terlihat dari kawasan Dolok Tolong yang mencakup Kecamatan Balige dan Tampahan, Kabupaten Toba, Jumat (18/7/2025).

Kepulanasap yang diakibatkan masih adanya spot api yang membakar kawasan ini belum sepenuhnya bisa diatasi petugas. Kondisi Dolok Tolong yang curam, menjadi salah satu menjadi kendala petugas memadamkantitikapi.

Petugas masih terus melakukan berupaya daerah pegunungan yang merupakan salah satu ikon Toba, khususnya Kecamatan Balige dan Kecamatan Tampahan ini, tidak sepenuhnya terbakar.

Baca Juga:

Pantauan di lokasi, mulai pagi hingga sore terlihat kepulan asap masih terlihat dari kawasan hutan Dolok Tolong. Bahkan,titikapisepertinya sudah menyebar ke puncak Dolok Tolong. Kondisi ini disebabkan kencangnya angin di daerah Toba dan cuaca ekstrem yang sudah terjadi hampir 2 bulan terakhir.

Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O Sitorus, yang ditanya wartawan di Balige usai melakukan rapat koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Balai Data Kantor Bupati Toba, mengatakan, Pemkab Toba akan menerbitkan surat edaran hingga ke tingkat desa agar masyarakat tidak membakar sampah ataupun lahan dengan sembarangan.

"Kita melihat sudah sering terjadi kebakaran dan ini cukup mempengaruhi keadaan alam kita. Petugas pemadam kebakaran, baik dari Pol PP maupun BPBD hampir 24 jam bekerja untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di Toba ini," ungkapnya.

Upaya pemadaman api dinilai tidak lagi maksimal, mengingat banyaknya titik-titikapiyang masih menyala hingga saat ini.

Baca Juga:

"Kalau ini berlangsung terus, kemungkinan akan ada titik jenuh atau ketidakmampuan kita mengatasi bencana ini. Oleh karenanya perlu ada upaya preventif kepada masyarakat supaya tidak terjadi kebakaran," katanya.

Penegasan surat edaran PemkabToba yang dikeluarkan tanggal 25 Juni 2025 lalu tentang antisipasikarhutla, kembali diserukan dengan tambahan larangan membuang puntung rokok dengan sembarangan.

"Kita sudah sepakat, sampai ke desa akan ada edaran mengulangi kembali untuk tidak melakukan pembakaran apakah itu sampah atau sebagainya secara sembarangan dan juga tidak membuang puntung rokok di daerah-daerah yang mungkin menyebabkan kebakaran hutan dan lahan," katanya.

Masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kepedulian dan tanggung jawab bersama, utamanya di lingkungan masing-masing.

"Kita akan benar-benar menerapkan sanksi kepada masyarakat yang terbukti melakukan pembakaran. Kita juga akan meminta saran penyidik Polri bagaimana tindakan yang tepat karena kita belum memiliki penyidik kehutanan di Kabupaten Toba, karena kehutanan merupakan tupoksi pemerintah provinsi. Mungkin KPH bisa melakukan penyidikan atas pelanggaran pembakaran lahan tersebut," katanya.

Terkait dengan cuaca ekstrem yang melanda daerah Toba beberapa waktu terakhir ini, Audi Murphy mengatakan, hal itu bukan hanya berdampak pada kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tapi juga menyasar gagal panen yang bisa berdampak pada krisis pangan.

"Kita sudah susun draft permohonan modifikasi cuaca. Untuk menghindari krisis pangan, kita juga minta Bulog agar penyerahan bantuan pangan beras bisa ditunda ke bulan November atau Desember. Karena kita kawatir dampak krisis pangan akibat kemarau ini dirasakan di bulan tersebut," katanya.

Ia menambahkan, pemerintah akan berupaya mengintervensi sistem pola tanam, agar penanaman dapat dilakukan pada Januari-Februari, sehingga musim panen bisa dilakukan pada Juni-Juli dan terhindar dari kemarau ekstrem.

Baca Juga:

Halaman:
Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Tanggulangi Bahaya Kebakaran, Pemkab Toba Koordinasi dengan Dirjend Adwil Kemendagri
Rakor Lintas OPD Bahas Berbagai Isu Strategis di Kabupaten Toba
Amangoi... !!!  Polisi Tilang Keluarga Polisi di Medan, Adu Mulut
Acara Syukuran Pengangkatan ASN PPPK dan Doa Bersama di  Toba
Andi Sumillam Sibarani Minta PT. Inalum Lakukan Rekayasa Cuaca Atasi Kebakaran
Pemprov Sumut dan Ditjen Dukcapil Pastikan Pelayanan Pendataan Penduduk
 
Komentar
 
Berita Terbaru