Hal ini disampaukanKapolres Labuhanbatu AKBP Chokie S Meliala SIK SH MH, melalui Kasat Reskrim AKP Teuku Rivanda Ikhsan, kepada para jurnalis di ruang kerjanya, Kamis (15//5/2025) pagi.
Menurut dia, mayat bayi yang ditemukan dua pemancing dalam gundukan tanah, terbungkus plastik warna putih tersebut, masih berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat.
"Tenaga medis masih memeriksa kondisi mayat bayi, untuk meneliti kondisi fisik bayi saat lahir dan paska pebemuan", ucap Teuku Rivanda.
Dia juga membenarkan, ketika ditemukan tidak jauh dari posisi mayat bayi, ditemukan pisau, slang infus dan beberapa barang bukti lainnya.
Seperti diberitakan media online
https://matatelinga.com, masyarakat gemparditeemukannya mayat bayi tertimbun di gundukan tanah, terbungkus plastik warna putih, di perladangan sawit warga, Jalan Karya Bakti, Lingkungan Bandar Rejo, Kelurahan Ujungbandar, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Rabu (14/5/2025), sekira pukul 16.15 WIB sore.
Dua orang pemancing, yang pertama menemukan mayat bayi itu terbungkus plastik, saat keduanya mencari cacing untuk umpan pancing di tempat tersebut.
Selain menemukan mayat bayi, keduanyadi lokasi juga menemukan alat bukti lain, yakni sebilah pisau dan sebotol cairan infus sudah kosong, beserta jarum infus..
Kedua warga masyarakat ini, menemukan gundukan tanah. Setelah digali, terdapat bungkusan plastik besar berwarna putih, dengan aroma tidak sedap. Penemu membuka bungkusan plastik tersebut. Keduanya pun terkejut. Ternyata didalam bungkusan plastik, ditemukan bayi berjenis kelamin perempuan, dalam kondisi sudah tidak bernyawa,
Penemuan mayat bayi inipun menyebar dari mulut ke mulut warga. Sehingga mengundang keingin tahuan warga. Lokasi penemuan mayat bayi inipun ramai didatangi warga. Penemuan mayat bayi inipun kian viral. Setelah beberapa konten kreator, menyebarkan informasi ini, melalui postingan mereka, baik berbentuk vudio maupun foto, dimasing-masing akun media sosialnya.
Informasi penemyan mayat bayi ini, dilaporkan masyarakat ke piketSPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu)Polres Labuhanbatu, sekitar pukul 19.00 WIB. Menindak lanjuti laporan masyarakat, timINAFIS (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) langsung turun ke lokasi penemuan mayat bayi tersebut.
Dipimpin Kasat Samapta Polres Labuhanbatu, AKP Dedi Ansyah Putra Ginting SH MH,melakukan olah tempat kejadian peristiwa (tkp), dan mengevakuasi mayat bayi, membawa korban ke RSUD rantauprapat, untuk pemeriksaan medis. (yasmir)