MATATELINGA, Asahan :Bentrok Pemuda lingkungan III desa Hessa Air Genting kecamatan Air Batu dengan Pemuda Lingkungan VII kelurahan Sentang Kisaran Timur berachir dengan damai yang difasilitasi Kapolsek Air Batu, Senin (16/12/2024).
Keterangan Kapolsek Air Batu Polres Asahan AKP.S.Tambunan yang didampingi Kanit Reskrim Polsek Air Batu Ipda A.F.Batubara membenarkan adanya keributan antar pemuda dari dusun III desa Hessa Air Genting kecamatan Air Batu dengan Pemuda warga lingkungan VII kelurahan Sentang Kecamatan Kisaran Timur, pada Sabtu 14 Desember 2024 sekira pukul 23.15 wib di jalan umum desa Hessa Air Genting, ujarnya.
Kapolsek Air Batu Polres Asahan AKP.S.Tambunan yang didampingi Kanit Reskrim Polsek Air Batu Ipda A.F.Batubara juga mengatakan keributan antar pemuda tersebut berawal dari ulah sekelompok anak muda yang berusia belasan tahun asal kelurahan Sentang kecamatan Kisaran Timur pada malam Minggu tersebut melewati dusun III desa Hessa Air Genting dengan menggeber geber suara mesin sepeda motornya, dan anak muda asal dusun III desa Hessa Air Genting yang sedang berada di desa tersebut merasa terganggu serta tersinggung , selanjutnya dilakukan pengejaran oleh pemuda desa Hessa dimaksud, dari pengejaran yang dilakukan warga desa dapat diamankan sebanyak empat orang warga kelurahan Sentang.
[br]
Kapolsek Air Batu AKP.S.Tambunan juga mengatakan empat orang warga Sentang yang diamankan warga dusun III desa Hessa Air Genting tersebut sempat menjadi amukan warga setempat, sebelum opsnal Polsek Air Butu datang mengamankan keempat pemuda tersebut.
Namun setelah dilakukan mediasi dan pembinaan terhadap kedua kelompok yang masing masing kelompok terdapat 10 orang tersebut , telah disepakati untuk tidak lagi melakukan perbuatan yang dapat mengganggu ketertiban umum serta perbuatan yang dapat mengundang kegaduhan , mediasi dan pembinaan terhadap anak anak tersebut dilaksanakan pada Senin 16 Desember 2024 malam hari di ajukan Bhayangkari Polsek Air Batu dengan disaksikan masing masing orang tua para pelaku serta kedua kepala desa setempat.
Terhadap permasalahan ini sudah clear dan dalam bentrok Pemuda tersebut juga tidak terdapat warga yang membawa Sajam ataupun benda yang dapat membahayakan orang lain, serta tidak terdapat adanya kerusakan materiil milik warga penduduk setempat, ungkapnya (dieks)