Senin, 02 November 2026 WIB

Sibolangit Berduka Akibat Banjir Bandang, Empat Tewas

- Minggu, 24 November 2024 20:18 WIB
Sibolangit Berduka Akibat Banjir Bandang, Empat Tewas
Matatelinga.com
Warga dan tim gabungan saat melakukan pencarian terhadap korban hilang. -

MATATELINGA, Sibolangit : Pasca bencana alam banjir bandang yang terjadi di Desa Sala Bulan dan Desa Martelu, Kec. Sibolangit, Kab. Deli Serdang masih menyisakan duka dalam bagi para warga. Dimana kejadian yang secara tiba-tiba terjadi tersebut menelan korban jiwa tewas.


Informasi yang diperoleh di lapangan menyebutkan kalau sebelum kejadian tersebut, curah hujan cukup tinggi dikawasan tersebut. Namun dihari Sabtu (23/11/2024) tersebut hujan turun lebih kurang dua jam lama nya sangat lebat. Saat itu, air yang ada di hulu sungai meluap sangat deras.


[br]

Dari informasi tersebut, air yang datang secara mendadak itu membuat warga panik dan berupaya menyelamatkan diri ke lokasi yang aman. Namun sembilan warga yang saat itu tak menyangka akan kejadian tersebut terseret deras nya air bandang tersebut. Hal tersebut dibenarkan Camat Sibolangit, Herson T Girsang kepada awak media, Minggu (24/11/2024) siang.

Menurut Herson, kejadian tersebut memang datang secara tiba-tiba. “Banjir disebabkan akibat intensitas hujan yang tinggi di wilayah Sibolangit kurang l4bih sekitar 2 jam lamanya,” ujar nya.

"Dari banjir ini, 4 warga tewas. Identitas nya, Kartini br Sitepu 65, warga Desa Martelu, Elsie Nadinda Rahel 3, Serta Ginting 81, warga Desa Salabulan, Sibolangit dan Perdamaian 35, Warga Lau Cih Medan. Kemudian 9 korban lainnya terluka. Seluruh korban (luka) sudah dibawa ke Puskesmas Sibolangit, korban meninggal sudah dibawa ke rumah duka,” sebut Herson.


[br]

Camat Sibolangit tersebut juga menambahkan, bahwa ada dua warga yang masih belum ditemukan. "Saat ini masih ada 2 korban yang hilang. Mereka yakni Budi Utama Simanjuntak 30 dan Gerge Barus 40. Tim SAR gabungan masih melakukan proses pencarian. Selain menyebabkan korban jiwa, kata Hesron bencana banjir bandang juga mengakibatkan sejumlah bangunan hancur. Empat rumah rusak berat dan 1 rumah ibadah (gereja) rusak berat,” ungkap Herson.

Saat ini sejumlah warga yang terkena dampak dari bencana alam tersbeut masih berada di lokasi pengungsian yang sudah disiapkan oleh pemerintah setempat. (Mtc/edi). -


Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru