MATATELINGA, T.Tinggi ::Telah terjadi kecelakaan maut, satu unit mobil minibus Toyota Agya warna hitam bernomor Polisi (Nopol) BK 1440 NS yang di kemudikan oleh Sulistianto alias Soleh (37) warga jalan Pulau Belitung, Lingkungan 02 Kelurahan Persiakan Kecamatan Padang Hulu Kota Tebingtinggi, pada Senin sore (04/03/2024) sekira pukul 16.00 Wib di lintasan Kereta Api Jalan Pulau Belitung hingga terseret sejauh 1 KM.
Akibat dari kejadian tersebut seorang penumpang yang bernama Alfandi (21) warga Desa Paya pasir Kecamatan Tebing Syahbandar kabupaten Serdang Bedagai yang juga berada di dalam mobil tersebut di nyatakan medninggal dunia di tempat kejadian, meyusul temannya yang bernama Sulistianto alias Soleh juga meninggal dunia setelah sempat di bawa ke Rumah sakit Bhayangkara Kota Tebingtinggi.
[br]
Menurut keterangan kerabat korban Sulistianto alias Solih, itu berawal saat Soleh bersama temannya baru saja keluar dari rumahnya yang berada di jalan Pulau Belitung, dan tak jauh dari rumahnya atau sekitar 100 meter dari rumahnya terdapat rel lintasan KA api jurusan Tebing Tinggi â€" Pematang Siantar.
Saat hendak melewati rel lintasab KA trersebut ternyata warga sempat meneriaki korban, sambil melarangnya agar jangan melewati rel dahulu karena sebuah Kereta Api penumpang sedang melintas.
Mungkin karena kondisi kaca mobil tertutup, sehingga teriakan warga tidak di dengar oleh korban Soleh maupun temannya Alfandi ketika itu, sehingga mobil langsung saja melaju dan menerobos lintasan KA yang tak jauh dari rumah korban, di tambah lagi kalau lintasan KA tersebut memang tidak memiliki palang Neng Nong ( lintasan liar ).
Sehingga bersamaa itu juga mobil yang di kemudikan kSulistianto alias Soleh langsung di tabrak KA tersebiut hingga menyeretnya sejauh 1 KM.
Warga yang melihat kejadian itu hanya bisa menjerit sambil terus berlarian mengikuti KA yang terus saja berjalan, hingga akhirnya KA berhenti di di Keluarahan Deblod Sundoro.
[br]
Dan saat utu warga langsung berkerumun untuk melihat secara langsung akan kejadian tersebut, selanjutnya berusaha mengeluarkan para korban baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia.
Sedangkan korban yang masih hidup saat itu oleh warga langsung di larikan ke Rumah sakit Bhayangkara Kota Tebingtinggi dengan menggunakan becak barang.
Kasatlantas mapolres Tebingtinggi melalui Kanit Gakkum, AKP. Hariadi Purba saat di temui di Lokasi kejadian membenarkan adanya peristiwa kecelakaan maut satu unit Mobil minibus Toyota Agya bernopol BK 1440 NS yang tertabrak KA hingga terseret sejauh kurang lebih 1 KM.
“Benar telah terjadi kecelakaan maut, dimana satu unit mobil jenis minibus pribadi tertabrak KA hingga terseret lebih kurang 1 KM, sedangkan 2 orang korban yang berada di dalam mobil telah di larikan ke Rumah Sakit Bhayangkara,” singkat kanit laka atau Gakkum sat lantas mapolres Tebingtinggi.
Sementara itu di rumah duka, tepatanya rumah Sulistianto alias Solih terlihat warga sudah berkerumun menunggu kedatangan mayat korban, dan pada saat ambulance pembawa jenazah korban wargapun semamin berdesakan untuk melihat langsung kondisi tubuh korban, hingga ruangan rumah duka tampak sesak.
Menurut keterangan kerabat korban, kalau selama ini Sulistianto berprofesi sebagai seorang konten creator dari sebuah chanel tiktok, dan sebelumnya korban sebelum menjadi konten creator berprofesi sebagai pedagang ikan.(bas)