Selasa, 28 April 2026 WIB

Soal Perkelahian, Ini Klarifikasi Caleg Golkar

Redaksi - Rabu, 03 Januari 2024 13:55 WIB
Soal Perkelahian, Ini Klarifikasi Caleg Golkar
matatelinga.com
Press confrence terkait perkalahian di malam tahun baru.
MATATELINGA, Medan : Terkait Dengan pemberitaan adanya perkelahian antar warga di salah satu acara di Simpang Kantor, Kecamatan Medan Labuhan pada malam tahun baru kemarin, berbuntut panjang.

BACAJUGA


Perkelahian yang melibatkan salah satu Caleg dari Partai Golkar, Helmax Alex Sebastian Tampubolon, dengan beberapa warga sekitar, berbuntut panjang, yang berkesudahan Helmax dilaporkan dengan tuduhan penganiayaan.


Dengan kejadian itu Helman Alex Tampubolon menggelar Konferensi Pres di Warkop AGAM VIP, di Jalan Kapten Mukhtar Basri, Medan Bersama para awak media Medan Utara, Selasa, (03/12) malam.

Pesta akhir tahun 2023 yang diiringi dengan dentuman musik dan petasan kembang api berujung malapetaka. Pesta itu digelar di salah satu ruko di Jalan KL Yos Sudarso KM. 17 Simpang Kantor dan rekaman camera CCTV bakal menjadi bukti dari kasus tersebut.

[br]

Satu diantara korban penganiayaan dan pengeroyokan, Buqori didampingi Helmax Alex Tampubolon (32) meminta pihak kepolisian untuk melihat bukti rekaman CCTV tanpa potongan durasi.

“Malam itu saya main kembang api yang diarahkan ke udara, dari ruko sebelah juga melakukan hal yang sama,” ucap Buqori mengawali kisahnya.

Di udara kembang api yang saya tembakkan dihantam kembang api sebelah ucap Buqori. Kemudian kembang api dari sebelah itu juga ada yang diarahkan ke ruko ruko yang saya anggap itu berbahaya, jelas Buqori.

Tak berselang lama sambil bergoyang mengikuti irama dentuman musik, saya ditegur mereka yang mengarahkan kembang api ke ruko, tiba-tiba mereka minta saya matikan musiknya. Saya datangi pemain keyboardnya,” jelas Buqori.

[br]

“Saya bukan larang kalian, hidupkan aja musiknya. Ini hak kami, kita sama sama punya hak jawab mereka,” kata Buqori menirukan omongannya ke pihak lawan.

Usai debat mulut, Buqori diusir ke luar. Buqori sempat melihat banyaknya botol minuman keras di lokasi pesta. Saat hendak pergi meninggalkan lokasi pesta akhir tahun itu, Buqori dimaki dan dipukuli.

“Saya melihat banyaknya botol minuman keras, saya diusir, ketika pergi saya dimaki, begitu balik badan saya langsung dipukuli dan dikeroyok. Pelakunya banyak, diantaranya beberapa orang berbadan tegap seperti potongan aparat. Ada yang berbaju merah, saya yakin itu oknum,” terang Buqori saat diwawancarai investigasi.news dan Aliansi Wartawan Medan Utara.

[br]

Peristiwa keributan akhir tahun yang dipicu dentuman musik dan pesta kembang api itu melibatkan calon Legislatif 2024 Daerah Pemilihan II, Helmax Alex Tampubolon, SH. MH yang dilaporkan ke Polda Sumut dengan bukti laporan Nomor : STTLP/B/3/I/2024/SPKT/POLDA SUMUT.

Melihat Buqori dianiaya dan dikeroyok di lokasi pesta akhir tahun, sejumlah orang yang datang hendak meyelamatkan Buqori ikut jadi sasaran. Akibatnya terjadi perkelahian.

“Ada rekaman camera CCTV, kita lihat dari awal hingga sampai terjadi keributan, jangan dipotong potong, itu yang kita minta nantinya dengan Polisi. Orang yang datang hendak mencari tahu pun ikut jadi sasaran penganiayaan,” tambah Buqori.

Terpisah Helmax Alex Tampubolon mengatakan, pihaknya tidak salah terhadap kasus ini, ketika disinggung dengan keterkaitan kasus ini dengan pencalonannya sebagai Caleg DPRD Medan, ia mengatakan saya murni untuk membantu masyarakat, tanah kelahiran saya, kalw pun ada tidak senang dengan pencalonan saya, itu urusan mereka, saya tetap fokus pada tujuan saya, ucapnya.
Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru