Jumat, 01 Mei 2026 WIB

Sakit Tak Kunjung Sembuh Abdul Rahman Gantung Di Dapur Rumahnya

- Selasa, 02 Januari 2024 18:51 WIB
Sakit Tak Kunjung Sembuh Abdul Rahman Gantung Di Dapur Rumahnya
Abdul Rahman korban gantung diri di dapur rumahnya Selasa (2/1/2023)

MATATELINGA, Sergai : Akibat sakit sesak napas/Paru-paru yang tak kunjung sembuh selama tujuh (7) bulan ahirnya Abdul Rahman alias Aman (47)tahun mengahiri hidupnya dengan gantung di dapur rumah miliknya Selasa (2/1/2024)


Abdul Rahman seorang warga Desa Bogak besar Dusun VI Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai Sumut dan pertama kali di temukan gantung diri oleh itrinya sendiri Eliya (38) tahun dan anaknya M. Ridho Ramadhan (16) tahun yang telah tergantung di dapur rumahnya





Kapolsek Teluk Mengkudu AKP J. Sagal di dampingi Kanit Reskrim IPDA Marsidi Ginting mengatakan,dari keterangan yang kita ambil dari istri korban Elya pada hari itu Selasa tanggal 02 Januari 2024 sekira pukul 06.30 wib hendak mematikan lampu dapur rumahnya dan melihat suaminya berdiri dekat meja dispenser




Saksi melihat suaminya tidak bergerak-gerak lalu istri korban ELIYA menjerit hingga anak-anaknya terbangun lalu anak kandung korban atas nama Muhamad Ridho Ramadhan melihat bapaknya tergantung langsung membuka jeratan kain di leher korban yang gantung diri lalu menurunkannya dan kemudian datang tetangganya Zulkifli Alias Izul membantu kemudian korban dibawa ke ruangan tamu.



[br]



Istri korban juga mwnerangkan bahwa pada hari Selasa tanggal 02 Januari 2024 sekira pukul 04.00 wib istri korban ELIYA melihat korban sudah terbangun dan ngoceh-ngoceh atau berbicara sendiri didalam rumahnya dan istri korban terus tidur didalam kamarnya dan sekira pukul 06.30 wib istri korban hendak mematikan lampu dapur dan melihat suaminya gantung diri dan tidak bergerak-gerak lagi dan secara spontan langsung berteriak minta tolong.





Berdasarkan keterangan istri korban, anak korban dan keluarganya bahwa korban selama ini sakit sesak nafas dan sakit paru-paru dan sudah 7 ,( tujuh ) bulan ini dan yang paling parahnya 4 ( empat ) bulan terakhir


Korban telah mengalami gangguan jiwa / kemasukan dan sudah berulang kali mengatakan mau bunuh diri kepada keluarganya dan korban pernah memegang strum listrik dirumahnya untuk bunuh diri namun diketahui oleh keluarganya yang terus mengawasi korban di dalam rumahnya namun pada hari ini korban telah meninggal dunia .




Korban sudah pernah dibawa berobat ke rumah sakit Sultan Sulaiman oleh keluarganya dan korban sudah berulang kali mengatakan ingin mati bunuh diri dan keluarga terus mengawasi korban di dalam rumahnya yang berulang kali mengucapkan mau bunuh diri namun masih sekedar ucapan saja.


*Pada tubuh korban bagian leher terdapat jeratan warna hitam, dari kemaluan korban mengeluarkan sperma*


Rencananya pihak keluarga korban segera dimakamkan korban di pemakan keluarga di dusun VI desa Bogak Besar Kec. Teluk Mengkudu Kab Serdang Bedagai setelah selesai sholat Azhar.terangnya.

Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru