Senin, 27 April 2026 WIB

Kapolres Toba Sorot Praktek Galian C di Hutan

Pintor Maruli - Selasa, 29 November 2022 06:56 WIB
Kapolres Toba Sorot  Praktek Galian C di Hutan
Matatelinga.com
Kapolres saat menghadiri acara temu pers di kantor Bupati Senin, (28/11/2022).
MATATELINGA, Toba : Kapolres Toba AKBP Taufig Hidayat Thayeb, SH. SIK meminta masyarakat agar galian C tidak merusak hutan dengan mengambil tanah yang berlokasi di hutan tersebut. Hal ini dikatakan Kapolres saat menghadiri acara temu pers di kantor Bupati Senin, (28/11/2022).


Kapolres Toba AKBP Taufig Hidayat Thayeb menyampaikan hal tersebut, karena banyaknya laporan tentang maraknya galian C tanpa ijin di wilayah Kabupaten Toba. “Bahkan ada yang menuding saya melakukan pembiaran terhadap kegiatan tersebut padahal saya baru bertugas di Kabupaten Toba. Saya mau bertanya. Galian C ini sudah ada sejak kapan? Sejak saya bertugas atau sejak kapan? Mari melakukan edukasi kepada masyarakat” terang AKBP Taufig Hidayat Thayeb.

Kapolres sudah melakukan rapat dengan banyak stake holder termasuk dinas lingkungan hidup dan meminta kepada dinas terkait agar melakukan penertiban. Banyak menuding kalau Polres Toba melakukan tangkap lepas dan kembali marak lagi galian C tersebut. “Saya sudah turun lapangan dan menemukan bahwa banyak yang melakukan kegiatan tersebut hanya untuk mengisi perut saja. Tapi jika melakukannya di hutan, saya tidak mengijinkan hal tersebut dan saya akan menindaknya” lanjut Kapolres dengan tegas .

Kapolres akhirnya melakukan satgas penindakan galian C dengan beberapa point. Menurut Kapolres, ada 8 point yang sudah diputuskan untuk melakukan tindakan penertiban galian C tersebut. “Banyak sekali suara "suara sumbang diluar sana yang menyudutkan Polres Toba dan saya berterima kasih atas laporan dan masukannya agar Galian C ditertibkan. Kapolres menyatakan bahwa galian C sejak dulu sudah dilakukan penertiban dan penindakan namun masih marak hingga saat ini. “Brarti kita harus duduk sama-sama dengan Bupati, stake holder, kepala dinas yang menangani harus sama-sama turun lapangan mencari solusi kemudahan” terang AKBP Taufig Hidayat Thayeb.

Maraknya Galian C di Toba ini memang sangat disayangkan. Namun masyarakat juga kebingungan bagaimana membangun lokasi yang penuh dengan tanah yang harus diratakan. Hal ini menjadi tugas pemerintah mencari solusi yang tidak berat sebelah. Mtc/Yin







Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru