Matatelinga
- Medan Kapolda Sumut Irjend Pol Syarief Gunawan di desak ratusan massa yang tergabung dalam
Perwakilan Daerah Aliansi Masyarakat Peduli Pembaharuan (PD-AMPP) Kota Medan menangkap
Ketua komisi Pemilihan Umum Nias Selatan Sumengi Menrofa, dalam orasi didepan
kantor Poldasu Jalan Medan Tanjung Mora Km 11,5, Kamis (7/8/2014)
Massa menolak
hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) yang dinilainya sarat dengan kepentingan dan
arogansi pihak KPU sehingga mengumumkan pasangan nomor urut satu sebagai
pemenangnya.
"Kami
menilai ada rekayasa jumlah DPT di TPS dari 27 Kecamatan di Nias Selatan dengan
jumlah pemilih yang hadir disetiap TPS rata-rata dibawah 50 persen. Tetapi yang
direkapitulasi KPUD Nisel melebihi dari 100 persen dari total DPT,"kata
Koordinator aksi, Fadli N Hamsi Nasution, di depan SPKT Polda Sumut.
Meskipun banyak
pelanggaran, sambung dia, KPU Pusat tetap melaksanakan rapat pleno untuk
penetapan nomor urut satu. Sehingga sangat disayangkan sikap dan arogansi pihak
KPU yang tidak berdasarkan kepentingan umum sesuai dengan rekomendasi pihak
Bawaslu untuk dilakukan pemilu ulang.
"Fenomena
ini terjadi di wilayah Sumut khususnya Kabupaten Nisel karena banyak praktek
kecurangan yang masif dalam pemungutan suara Pilpres. Meskipun begitu KPU tetap
melaksanakan pengumuman Pilpres,"ujarnya.
(Ain/Mt)