MATATELINGA, Sidimpuan - Wali Kota Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution menerima silaturahmi Taruna dan Taruni Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi di Ruang Kerja Wali Kota, Kamis (16/06/2022).
Sebanyak 16 Taruna dan Taruni STTD Bekasi telah menyelesaikan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Kota Padangsidimpuan selama 3 Bulan, sejak 1 Maret hingga 15 Juni 2022.
Ersha Yudha, salah seorang Taruna menyampaikan usai menyelesaikan PKL mengatakan akan menulis buku terkait transportasi darat berdasarkan pengalaman saat PKL di Kota Padangsidimpuan untuk keperluan tugas akhir.
"Semoga tulisan kami nantinya dapat membantu menjawab tantangan moda transportasi di masa mendatang khususnya di Kota Padangsidimpuan," ujar Ersha.
Dia juga menyampaikan terima kasih telah mendapat kesempatan mendapat ilmu di Kota Padangsidimpuan dan terjun langsung ke lapangan.
"Yang mana tidak kami dapatkan di Kampus dan memohon maaf bilamana ada kesalahan baik perkataan maupun perbuatan selama PKL di Padangsidimpuan," tutur Ersha.
[br]
Kepala Dinas Perhubungan Padangsidimpuan, Alfian Pane menyampaikan laporannya selama PKL di Kota Padangsidimpuan Taruna dan Taruni telah terlibat dan membantu Pemerintah Kota, khususnya Dinas Perhubungan mulai dari peluncuran e-Parking, Musim Mudik Idul Fitri, hingga Pengecekan Bus Calon Jemaah Haji Kota Padangsidimpuan.
Wali Kota Irsan Efendi Nasution mengatakan senang sekali bertemu dengan Taruna dan Taruni STTD yang berasal dari berbagai daerah. Mulai dari Kabupaten Padang Lawas, Tapanuli Selatan, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam hingga Bekasi Jawa Barat.
Walikota menilai tantangan moda transportasi ke depan akan semakin kompleks dengan jumlah transportasi yang semakin meningkat.
"Keberadaan STTD adalah kunci untuk memecahkan berbagai permasalahan, taruna dan taruni kita inilah pemilik masa depan tersebut," tutur Irsan.
Wali Kota juga menambahkan akan senang hati bila mana tulisan yang akan dibukukan taruna STTD nanti berdasarkan pengalaman PKL di Kota Padangsidimpuan, sebagai satu-satunya kota menjadi tempat PKL di Sumatera Utara.
"Kami tentu tidak akan intervensi penilaian adik-adik taruna atas apa yang ditulis terkait transportasi di Kota Padangsidimpuan, sehingga kami dapat berbenah mengikuti moda transportasi perkembangan zaman. Dan harus diakui begitu kompleks permasalahan transportasi dan lalu lintas di Kota Padangsidimpuan," ujar Irsan.