Minggu, 06 September 2026 WIB

Di Sergai, Bayi Penderita Penyakit Membutuhkan Bantuan Dermawan

- Rabu, 25 Mei 2022 15:39 WIB
Di Sergai, Bayi Penderita Penyakit Membutuhkan Bantuan Dermawan
Matatelinga.com/ist
Fani Ramadani, bayi yang menderita suatu penyakit benjolan di kepala membutuhkan uluran tangan.
MATATELINGA, Sergai - Fani Ramadani, bayi perempuan berusia 41 hari, anak kedua dari pasangan suami istri, Paisal (34) dan Fatimah (30), warga Dusun 1 Desa Pematang Cermai Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, mengalami benjolan di bagian belakang kepala.

Akibat penyakit yang diderita anaknya itu, kedua orang tua Fani sering melamun dan berfikir menghadapi terkait kendala beban biaya buat perobatan anaknya untuk dirujuk ke rumah sakit.

"Anak kami sering kali menangis panjang karena kesulitan untuk tidur akibat benjolan di kepalanya yang semakin membesar," ungkapnya dengan nada sedih kepada wartawan, Selasa (24/5/2022) sore.

Paisal juga mengaku tidak memiliki biaya untuk membawa anaknya berobat ke rumah sakit di Medan.

"Sementara, penghasilan hanya cukup untuk makan, dan bekerja sebagai buruh tidak tetap di luar kampung, penghasilan saya pun tak tentu, hanya cukup untuk makan sehari hari," ujar Paisal.

[br]

Mengingat hal yang dialaminya sekarang ini, Paisal berharap kepada Pemerintah dan juga Dermawan dapat membantunya dan kepada pihak bertugas nantinya yang melakukan pengurusan berobat kerumah sakit di Medan agar dimudahkan BPJS-nya dan bisa sama dengan umum pengurusannya.

"Supaya tindakan pengobatan terhadap anak saya tidak tertunda-tunda lagi yang akan menambah beban biaya kepada saya," ucap Paisal dengan sangat mengharapkan bantuan.

Sebelumnya anak Fani ini lahir operasi Caesar di rumah sakit. Saat umur 15 hari, sudah kelihatan benjolan di kepalanya dan semakin lama semakin membesar hingga sampai sekarang ini Fani sudah berumur 41 hari.

"Kami sudah konsultasi ke Puskesmas terdekat. Oleh pihak Puskesmas saya diarahkan untuk membawa anak saya ke Rumah Sakit Umum Sultan Sulaiman di Sei Rampah dan pihak rumah sakit Sultan Sulaiman pun kembali menyarankan saya untuk membawa anak saya ke rumah sakit lain Medistra atau rumah sakit di Medan dengan alasan tidak memiliki alat untuk melakukan tindakan operasi terhadap anak saya," tandas Paisal.
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru