Minggu, 18 Oktober 2026 WIB

Kadis Kopdag Asahan Bingung Atasi Kondisi Pasar Inpres I Kisaran

- Rabu, 30 Maret 2022 14:16 WIB
Kadis Kopdag Asahan Bingung Atasi Kondisi Pasar Inpres I Kisaran
matatelinga
Kantor Dinas Kopdag Asahan
MATATELINGA, Asahan: Kondisi gedung Pasar Inpres I Kisaran yang baru beberapa tahun dibangun dengan menggunakan dana anggaran negara kondisinya saat ini sudah banyak yang rusak dan beberapa bagian diantaranya seperti rolling door maupun instalasi kabel listrik copot dan hilang.

Kadis Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Asahan Ilham dalam keterangannya pada Selasa 29 Maret 2022 kepada matatelinga.com membenarkan kondisi gedung Pasar Inpres I Kisaran saat ini sudah banyak yang rusak serta beberapa bagian dari konstruksi gedung tersebut banyak copot dan hilang dari tempatnya, pada hal gedung pusat perekonomian tersebut baru beberapa tahun di tempati pedagang, khususnya bangunan gedung pada lantai II maupun III.

Akibat kondisi tersebut pedagang yang menempati lantai II maupun III semuanya Exodus keluar dan menggelar dagangannya di sepanjang jalan Diponegoro, Sutomo dan beberapa badan jalan di sekitar jalan tersebut.


"Kami berencana untuk duduk bersama dengan pihak Dinas terkait diantaranya Inspektorat,Bappeda, PUPR serta instasi terkait lainnya untuk membicarakan dan mengatasi kondisi tersebut, kalau memang kota Kisaran ini mau tertata dengan baik,"bebernya.

Ilham juga mengatakan saat ini kita jangan saling menyalahkan namun mari kita duduk bersama dalam mengatasinya , demikian juga kondisi pasar buah yang baru beberapa bulan selesai di bangun namun para pedagangnya enggan berdagang di tempat yang sudah dialokasikan, lantaran masih banyaknya pedagang buah yang menggelar dagangan secara liar, sehingga keadaan kota Kisaran menjadi jorok dan semrawut.

Khususnya pasar buah yang dibangun di ex PDAM Kisaran, selain sempit dan terbatas, kami menyarankan pasar buah yang sudah dialokasikan ini dipindahkan lagi ke areal bekas Makam Pahlawan Parasyamnya Kisaran, areal tersebut seluas kurang lebih 4.000 meter persegi dan di bangun dengan sistem lost pasar, dengan dibuat seperti itu saya yakin dapat menampung semua pedagang buah yang ada di kota ini.

Sementara gedung pasar buah yang di areal ex.PDAM dapat dipergunakan untuk pedagang elektronikapun hand phone serta arena kuliner .

"Bila ini terwujud saya yakin dapat meningkatkan PAD Asahan dari sektor restribusi, dan tentunya kota Kisaran tidak lagi semrawut dan terkesan kumuh, terlebih kita saat ini ingin meraih Adipura," pungkasnya. (mtc/dieks)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru