Matatelinga - Medan, Menyambut bulan suci Ramadhan, Polsek Percut Sei Tuan menggelar acara berbuka puasa bersama dengan puluhan tahanan yang terlibat dengan berbagai kasus kejahatan, Kamis (24/7/2014). Di acara buka puasa tersebut, turut dihadiri Ustad Drs Arianta.
Acara yang dilaksanakan di ruang tahanan kepolisian (RTP) itu diawali dengan kata sambutan dari Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Ronald Sipayung SH SIK. Selanjutnya Ustad memberikan ceramah singkat terhadap puluhan tahanan tersebut.
"Ini merupakan ceramah singkat saya untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Jika kamu ada dosa, kiranya kamu bertobat dan nantinya dosa kamu akan dihapuskan oleh Allah. Dalam hidup ini tetap ada tantangan dan cobaan. Kalau sudah diuji dengan keburukan, di balik keburukan pasti ada hikmah. Sabar sangat besar manfaatnya ketika kita memanfaatkannya dengan baik. Tidak ada yang kekal selain Tuhan," katanya Ustad dan ditutup dengan Doa.
Selanjutnya petugas kepolisian membagikan minuman pembuka dan kue. Kemudian memberikan nasi kotak ke puluhan tahanan yang sangat antusias mengikuti acara buka bersama itu.
Salah seorang tahanan yang terlibat kasus penggelapan, Andrian (24) warga Jala Batang Kuis mengaku setelah mendengar ceramah singkat itu, ia mendapat hidayah. "Di ceramah ini, saya pribadi mendapat banyak hidayah. Insa Allah, aku bisa menjadi orang yang lebih baik bila nanti keluar dari penjara ini. Walau perasaan saya tak bisa lebaran di rumah bersama keluarga, tapi saya sudah iklas menjalani hukuman ini," akunya.
Kompol Ronald Sipayung SH SIK ketika diwawancarai wartawan makna dan tujuan digelarnya acara berbuka puasa bersama para tahanan bertujuan untuk memberikan kesan kepada tahanan di bulan suci Ramdahan. "Berbuka puasa ini dilakukan untuk rasa kekeluargaan antara polisi dengan para tahanan, serta menjalin sirahturahmi satu sama lain. Acara berbuka ini juga memberikan bimbingan rohani terhadap tahanan supaya jika mereka keluar dari penjara, nantinya akan lebih baik kedepannya, berubah menjadi yang terbaik," ujarnya.
(Mail)