Selasa, 28 April 2026 WIB

Leher Nyaris Putus Kena Egrek Sendiri Saat Hendak Manen Sawit

- Rabu, 01 Desember 2021 23:15 WIB
Leher Nyaris Putus Kena Egrek Sendiri Saat Hendak Manen Sawit
agus sabono/matatelinga.com
Jajaran Polsek Dolok Merawan ketika melakukan evakuasi terhadap korban meninggal karena tergorok eggrek dibagian lehernya, Rabu sore (01/12/2021)
MATATELINGA. Tebingtinggi - Seorang pemanen buah kelapa sawit yang merupakan karyawan PTPN IV Kebun Dolok Hilir Kecamatan Dolok Merawan Kabupaten Serdang Bedagai, lehernta nyaris putus terkena egreknya sendiri saat hendak memanen sawit, akibat kejadian tersebut pria inipun tewas di lokasi kebun.


Adalah Raju Sunandah (27) warga Dusun I Desa Afdeling VI Dolok Hilir Kecamatan Dolok Merawan Kabupaten Sergai yang bekerja sebagai buruh harian lepas di PTPN IV Kebun Dolok Hilir ditemukan tewas setelah eggrek (alat pemanen sawit) menggorok lehernya sendiri karena tidak hati hati saat akan memanen sawit di Afdeling III Blok 98 Dolok Hilir Kecamatan Dolok Merawan, Rabu sore (01/12/2021).

Kapolsek Dolok Merawan, AKP Asmon Bufitra membenarkan penemuan pekerja harian kebun Dolok Hilir yang diduga tewas karena bagian leher kena benda tajam berupa eggrek sawit, saat ini korban tewas dibawah kerumah sakit untuk dilakukan visum.

Baca Juga:Gubernur Edy Rahmayadi Harapkan Pers Terus Kawal Pemprov Sumut

Kapolsek Dolok Merawan AKP Asmon Bufitra mengaku mendapat informasi penemuan mayat kondisi nyaris putus lehernya akibat terkena eggrek sawit yang dibawahnya sendiri. "Kita sudah meminta keterangan saksi dalam kejadian ini," bilangnya.

Dari hasil keterangan beberapa saksi, dapat disimpulkan bahwa kejadian akibat pekerja yang kurang hati hati saat membawa benda tajam menggunakan gala pajang sepanjang 6 meter yang diujungnya diletakkan eggrek dan dibawah menggunakan sepeda motor tanpa plat kenderaan.


"Saat membawa eggrek tersebut, gala sempat menyangkut ke sebuah batang pohon dan akibatnya, leher korban yang terkena luka robek dibagian lehernya akibat hembasan eggrek, kemudian korban meninggal dunia dilokasi kejadian," jelas AKP Asmon Bufitra.
Setelah dilakukan visum dirumah sakit, pihak keluarga tidak memberikan izin untuk dilakukan otopsi dan akan memakamkan korban di tempat pemakaman umum di lokasi rumah korban. (bas)
Editor
: Rizky
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru