Senin, 31 Agustus 2026 WIB

Lagi Pasang Instalasi, Wak Jafar Tewas Tersengat Listrik

- Jumat, 05 November 2021 23:15 WIB
Lagi Pasang Instalasi, Wak Jafar Tewas Tersengat Listrik
agus sabono/matatelinga.com
Tim inafis Sat Reskrim Mapolres Tebingtinggi bersama personil dari PLN saat melakukan proses evakuasi jenazah, Jum’at (05/11/2021)
MATATELINGA. Tebingtinggi - Jum’at siang selepas shalat Jum’at (05/11/2021) sekira pukul 13.30 Wib, warga Komplek Perumahan Citra Bagelen Kencana (CBK) yang berada jalan Meranti Lingkungan VI Kelurahan Bagelen Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi di hebohkan dengan tewasnya seorang tukang listrik yang sedang memasang instalasi listrik.


Korban tewas tersebut bernama Ahmad Ja’far (58) warga Jalan Saga, Lingkungan IV Kelurahan Rambung Kecamatan Tebingtinggi Kota, Kota Tebingtinggi. Yang kini telah disemayamkan dikediaman rumahnya.

Plt Kapolsek Padang Hilir Iptu Mulyono melalui Kasubag Humas mapolres Tebingtinggi, Iptu. Agus Arianto dalam siaran Persnya, Jum’at sore (05/11/2021) membenarkan adanya peristiwa tewasanya seorang tukang listrik yang meninggal dunia akibat tersengat arus listrik di saat sedang melakukan pemasangan instalasi listrik di rumah milik Drs.Hendri Susanto Tobing (53) yang terletak di Jalan Meranti Lingkungan IV Perum CBK Blok D No 3/4 Kelurahan Bagelan Kecamtan Padang Hilir Kota Tebingtinggi.

Baca Juga:Tingkatkan Vaksinasi, Kapolres Langkat Tindaklanjuti Arahan Kapolda Sumut

Adapun kronologis kejadian bermula pada hari Jum’at (05/11/2021), sekira pukul 11.30 Wib, dimana korban Ahmad Ja'far saat itu sedang memasang Instalasi Listrik dirumah milik Drs Hendri Susanto Tobing.

Yang menurut keterangan saksi M. Addul Rahim (25), yang merupakan seorang takung cat, warga Jalan Ir.H. Juanda Gang Seroja 1 Kelurahan Karya Jaya Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, bahwa sekitar pukul 13.15 Wib dimana para pekerja sedang beristirahat.


Namun saat itu korban berkata kepada saksi dengan mengatakan, “kok bangun kau Dul,” lalu di jawan saksi, “Oya lah awak istirahat, wak kerja aja,” yang mana saat itu posisi korban masih berada diatas plafon rangka baja yang belum di lapis asbes sambil memasang Instalasi listrik.

Dan tak beberapa lama saksi mendengar ada suara terbakar, kemudian saksi menuju arah suara tersebut Sambil memanggil-manggil korban, “ Wak..wak.. o.. Wak " namun tidak ada jawaban dari korban.

[br]

Merasa penasaran saksipun melihat kearah atas dan ternyata, posisi tubuh korban sudah tergantung di atas tembok rumah.

Merasa bingung bercampur panik, kemudian saksipun memanggil pak Ade yang masih rekan saksi maupun korban selama bekerja menyiapkan rumah tersebut. Sambil berkataka kepada saksi Ade, “Tengok dulu sini Wak Ja'far,” sambil saksi menarik tangan pak Ade untuk melihat korban yang tergantung diatas tembok dan rangka baja rumah.


Namun saat itu saksi tidak berani menolong korban dikarenakan masih adanya arus listrik. Yang selanjutnya saksi Abdul Rahimpun memanggil saksi Muhammad Rajab (54) warga Jalan Abdul Rahim Lubis Kelurahan Rambung Kecamatan Tebingtinggi Kota.

[br]

Saat itu saksipun melihat korban yang tergantung diatas tembok rumah/rangka Baja, yang selanjutnya saksi Mhd Rajab pun pergi menuju rumah pemborong yang bernama Surpi warga Jalan Deblot Sundoro Gg Iklas Komplek Perumuhan Indah Permai No 50 Kelurahan Bagelen Kecamatan Padang Hilir guna memberitahukan bahwa korban Ja'far yang sedang memasang instalasi listrik tersengat listrik kemudian keduanyapun menuju tempat korban tersengat listrik dan melihat korban dalam posisi tergantung tidak bergerak diatas tembok rumah/rangka baja rumah.

Lalu melaporkan hal tersebut ke Mapolsek Padang Hilir, dan berselang beberapa lama tibalah KSPK Mapolres Tebingtinggi bersama piket fungsi dan Tim Inafis Sat Reskrim Mapolres Tebingtinggi.

Namun sebelum jenazah korban di evakuasi, terlebih dahulu menghubungi pihak PLN guna di lakukan pemadaman listrik sementara. (bas)
Editor
: Rizky
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru