Senin, 27 April 2026 WIB

Bocah 14 Tahun Dicabuli Kenalannya di Medsos, Aksinya Terungkap Lewat Story Facebook

- Senin, 18 Oktober 2021 15:41 WIB
Bocah 14 Tahun Dicabuli Kenalannya di Medsos, Aksinya Terungkap Lewat Story Facebook
Suriyanto/Matatelinga.com
 Ibu Korban saat memberi keterangan pada awak media di rumahnya

MATATELINGA, Medan-Malang nasib Bunga (nama samaran), remaja berusia 14 tahun ini menjadi korban rudapaksa oleh dua pelaku yang dikenalnya melalui media sosial yakni Facebook.


Kisah tragis yang dialami Bunga terjadi pada Minggu (5/9/2021) lalu. Di mana dirinya janjian bertemu dengan pelaku yang bernama D. Pertemuan itu pun berlanjut dengan mendatangi hotel Oyo Jalan Mandala By Pass.

Setibanya di hotel, ternyata pelaku lainnya yakni B telah menunggu kedatangan D dan korban.

Aksi tak senonoh pun terjadi. Menurut pengakuan Bunga, dirinya berhubungan layaknya suami istri bersama pelaku D. Sementara B disebut hanya melakukan pelecehan seksual dengan memegangi areal sensitifnya.

Motif para pelaku pun terkuak saat Bunga menceritakan bahwa dirinya diajak jalan-jalan dan dijanjikan uang Rp 300.000.

"Jadi si Dika ini menjemput saya dibilangnya mau jalan-jalan, tapi tiba-tiba dibawa ke hotel. Saya dijanjikan kalau ikut jalan-jalan dikasih uang Rp 300.000," ucapnya saat ditemui di kediamannya di Kecamatan Percutseituan, Senin (18/10/2021).



Sementara itu ibu korban, M mengatakan bahwa dirinya mengetahui anaknya telah menjadi rudapaksa dua pria saat tetangganya menunjukkan stori Facebook salah satu pelaku.

"Datang teman anaknya saya manggil, buk lihat lah ini. Begitu saya lihat anak saya sudah sama dua laki-laki di sebuah kamar hotel. Kedua laki-laki itu sudah tidak memakai baju," ungkapnya.

Dirinya pun langsung membuat laporan ke pihak kepolisian. Namun sebulan setelah laporan dilayangkan, M mengaku tidak ada proses lebih lanjut.

Bahkan hasil visum dari anaknya yang dilakukan di RS Bhayangkara Medan belum juga keluar.

[br]


"Kasus ini sudah kami laporkan pertama di Polrestabes Medan, lalu dilimpahkan ke Polda Sumut. Hingga kini belum ada kejelasan kasus anak saya. Bahkan hasil visum ya saja belum keluar," bebernya.

M berharap petinggi Polri dapat memperhatikan kasus yang dialami putrinya ini.

"Kepada bapak Kapolda tolong kami pak. Kasus ini tidak berjalan. Sementara sudah satu bulan lamanya dilaporkan bahkan hasil visum saja belum keluar. Kami gak tahu harus mengadu ke mana lagi. Sementara kedua pelaku masih bebas berkeliaran," pungkasnya. ( mtc/Suriyanto )

Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru