MATATELINGA, Binjai- Seorang wartawan harian metro 24, Syahzara Sopian (35) warga Jalan Bantaran Raya, Kelurahan Bergam, Kecamatan Binjai, Sumatera Utara nyaris menjadi korban pembunuhan yang direncakan oleh sekelompok orang saat berada di masa coffe Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Kartini. Jumat (25/6/2021) pukul 17.00 WIB
"Saat itu aku lagi duduk di masa Coffee, saat itu datang 3 orang yang mana salah seorang dari mereka merupakan anggota dari bandar togel bersama Supris yang sebelumnya selalu saya beritakan. Melihat mereka datang, aku mencoba menghindar, lalu seorang dari mereka mendatangi kasir massa cofee.
Tiba-tiba seorang dari mereka yang bernama Takur mengambil pisau yang terselip di kantong celana panjang depan sembari mendekati aku. Melihat hal itu beberapa pengunjung massa cofee berusaha mengamankan pelaku. Aku langsung menelpon Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Yayang Rizki Pratama, "ucap Syahzara Sopian.
Selanjutnya Polisi berhasil mengamankan para pelaku dan membawanya ke Polres Binjai.
Sopian juga bercerita sebelumnya rumah orang tuanya di Jalan Bantara Raya , Kelurahan Bergam, Kecamatan Binjai juga pernah dibakar oleh orang tak dikenal.
BACA JUGA:Keselamatan Wartawan Belakangan "terancam" Polisi Bertindak
"Rumah kontrakan ku di Jalan Bantaran, Kelurahan Bergam, Kecamatan Binjai Kota juga pernah di berondong tembakan yang mengakibatkan kaca rumah pecah. Perkara ini semua ini sudah saya laporkan ke Polres Binjai dan prosesnya masih berjalan di Polsek Binjai Kota hingga saat ini pelaku belum juga diamankan, "jelas korban.
Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Yayang Rizki Pratama pada awak media membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan 4 orang yang mencoba menyerang Syahzara Sopian.
"Iya, kita amankan 4 orang yaitu MD Sinulingga alias Takur, Iqbal, Anti dan Agi. Dari hasil pemeriksaan, mereka mengaku menerima bayaran dari seseorang bernama Rasel untuk menghilangkan nyawa Syahzara Sopian. Untuk selanjutnya Rasel sedang kita buru,"ucap Yayang Rizki Pratama. ( Suriyanto )