Minggu, 16 Agustus 2026 WIB

Insentif Corona Nunggak 8 Bulan, Puluhan Nakes Demo di RS Pirngadi Medan

- Rabu, 10 Februari 2021 14:45 WIB
Insentif Corona Nunggak 8 Bulan,  Puluhan Nakes Demo di RS Pirngadi Medan
Mtc/ist
Sekitar 20-an orang tenaga kesehatan (Nakes) berunjuk rasa di Rumah Sakit Pirngadi Medan, Rabu (10/2). Mereka menuntut pihak rumah sakit, membayar dana insten
MATATELINGA, Medan: Sekitar 20-an orang tenaga kesehatan (Nakes) berunjuk rasa di Rumah Sakit Pirngadi Medan, Rabu (10/2). Mereka menuntut pihak rumah sakit, membayar dana instentif, COVID-19 yang tertunggak 8 bulan.Mereka mengeliligi rumah sakit dan juga masuk ke ruang IGD dengan membawa spanduk berisi kecaman ke pihak rumah sakit.

“Tolong Kami Bayarkan Gaji Covid kami dari bulan Mei sampai Januari 2021,”tulis spanduk
Salah seorang Nakes, Buala Zebua mengatakan alasan dia dan temannya berunjuk rasa lantaran dana insentif corona mereka dari bulam Mei 2020 hingga Januari 2021 belum dibayarkan.

“Yang dibayar hanya 2 bulan yaitu Maret dan April. Kelanjutannya hanya dibilang bulan berikut bulan berikut, akhirnya masuk ke 2021,”ujar Buala kepada wartawan.

Meskipun begitu, kata Buala mereka tetap tidak mau meninggalkan pasien corona, lantaran masih punya rasa kemanusiaan.“(Tapi) Ini sudah kelewat batas, kami punya harga diri dan kami punya prikamanusiaaan kepada pasien-pasien kami,’’ ujarnya

Buala juga menyayangkan mengapa insentif di Kota Medan belum dicairkan, sementara di daerah lain sudah terealisasi.“Sementara di daerah lubuk pakam (Deli Serdang), sudah cair di bulan 11. Kenapa di Kota Medan ini, masih kalah dengan Deli Serdang,” ujarnya


Padahal kata dia, para Nekes relameninggalkan keluarga demi pasien COVID-19“Sampai hari ini meraka memperlakukan
seperti ini. Sementara kami melawan virus yang sangat berbahaya sangat mematikan sampai kami mengorbankan anak kami. Kami tinggalkan selama bekerja,”tandasnya.

Buala juga menceritakan, sejauh ini insentif 2 bulan, yang mereka terima berjumlah Rp11.600.000. Sedangkan yang mereka ketahui harusnya perbulannya Rp7.500.0000.“ (insentif) Resmi dari kementrian dari presiden itu Rp7.500.000, itulah. (dibayar) Dari terhitung dari bulan 4 sudah dibayar dan sisanya 8 bulan tidak clear,”ujarnya

Sejauh ini kata Buala saat Nakes menagih ke rumah sakit selalu di suruh bersabar.“Hanya menjanjikan bulan depan, (lalu) sabar. Manusia itu punya batas kesabaran siapapun itu, apalagi kita manusia,’’ pungkasnya. (mtc)

Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru