Kamis, 06 Agustus 2026 WIB

Pemkab Asahan Siap Bongkar Benteng PT. IPS Yang Menyebabkan Banjir

- Selasa, 15 Desember 2020 06:00 WIB
Pemkab Asahan Siap Bongkar Benteng PT. IPS Yang Menyebabkan Banjir
Matatelinga.com
aksi unras massa Pospera desa Perbangunan di kantor Bupati Asahan
MATATELINGA, Asahan: Pemerintah Kabupaten Asahan siap membongkar benteng perusahaan PT. Inti Palm Sumatera yang diduga menyebabkan banjirnya rumah dan perladangan warga desa Perbangunan dan desa Pertahanan Kecamatan Sei Kepayang kabupaten Asahan.




Hal tersebut disampaikan Bupati Asahan yang diwakili oleh Asisten II Pemkab Asahan, Bambang Hadi Suprapto saat menerima warga yang melakukan aksi demo di halamam kantor Bupati Asahan, Senin (14/12/2020).

Bambang Hadi Suprapto dalam keterangannya mengatakan persoalan tanggul milik PT.Inti Palm yang berada di areal perusahaan tersebut telah mengusik ketentraman warga penduduk desa Perbangunan dan desa Pertahanan, dikarenakan benten tersebut telah menyebabkan terjadinya banjir di desa tersebut, ujarnya

Assisten II Pemkab Asahan Bambang Hadi Suprapto juga mengatakan sudah beberapa kali Pemerintah Kabupaten Asahan meminta pihak perusahaan untuk segera membongkar benteng atau tanggul tersebut, agar supaya air dapat keluar dan desa tersebut.

Sehingga warga dapat kembali melakukan aktivitas bercocok tanam maupun aktivitas lainnya, dalam pertemuan tersebut Pemerintah Kabupaten juga mengatakan saat ini alat berat milik Pemkab Asahan sedag berada di daerah simpang kawat.

Bila sudah selesai alat tersebut akan segera dialihkan kesana, namun jawaban yang disampaikan warga masyarakat tersebut tidak mendapat sambutan warga , dan warga masyarakat tetap meminta alat berat segera membongkar tanggul atau benteng yang berada di desa tersebut.

Sementara Julfi (43) warga desa Perbangunan mengatakan kami warga masyaarakat desa Perbangunan dan Pertahanan tidak akan bergeser bilas Pemerintah Kabupayen Asahan tidak segera merealisasikan kesepakatan yang pernah di buat bersama PT.Inti Palm, kami warga desa sudah tidak tahan lagi, air dimana mana dan kami hanya meminta benteng atau tanggul itu di buka agar air bisa mengalir serta daearatn ini tidak lagi tergenang, biarlah kami membongkarnya meskipun tanpa alat berat.

Kalau Pemkab tidak mampu membongkar, biar kami yang membongkarnys dengan cangkul,teriak massa aksi yang mendesak Pemkab Asahan untuk membongkar benteng perusahaan PT IPS tersebut.

Dalam aksi tersebut massa juga mengancam aksi menginap di halaman Kantor Bupati Asahan, dan massa juga mengancam akan melakukan aksi menginap bila Pemkab Asahan tidak membongkar juga, kami akan menginap di kantor Bupati sampai benteng dibongkar,pungkasnya (ben)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru