Selasa, 05 Mei 2026 WIB

Delapan Tahanan RTP Polres Sergai Kabur dari Plafon

- Minggu, 22 November 2020 16:07 WIB
Delapan Tahanan RTP Polres Sergai Kabur dari Plafon
MATATELINGA, Sergai:Delapan tahanan Polres Serdang Bedagai (Sergai) kabur Pada Minggu (22/11/2020) kabur dari sel tahana,

sekira pukul 03.30 Wib tahanan an.Hariadi als Dedi tahanan reskrim bangun pada pukul 03.30 Wib


Untuk Sholat tahajud dan akan mengambil ambil wudhu ke kamar mandi, kemudian di dalam kamar mandi melihat ada pecahan pelapon, selanjutnya tahanan an.Hariadi alias dedi langsung keluar dari kamar mandi.

Untuk membangunkan kawan a/n Dedi Gunawan, dan membangunkan oangg yg dilorong tahanan m. Ahfan Nasution alias layau dan memanggil anak kunci a/n m. Rehan Harahap kemudian anak kunci memanggil yang piket jaga RTP Briptu Bobi silalahi memberitahukan ada tahanan yang lari lewat kamar mandi menjebol plapon Blok C diduga dengan cara menggergaji tralis besi bagian atap kamar mandi di Blok C. Dan tembus keluar ke bagian belakang bangunan RTP

Adapun nama tahanan yang melarikan diri sebagai berikut :

1.ZULKIFLI MATONDANG (tahanan narkoba)
2.EDI SYAHPUTRA. (tahanan narkoba)
3.M.YUSUF. (tahanan narkoba)
4.IRWANSYAH LUBIS (tahanan narkoba)
5.SUKIRMAN (tahanan narkoba)
6.REZA PRATAMA (tahanan narkoba)
7.PUTRA AGUS PRATAMA (tahanan narkoba)
8.M.ARIFIN.(tahanan narkoba)


Dari data yang dihimpun, para tahanan yang berhasil kabur tersebut yakni ZM, ES, MY, IL, S, RP, PAP dan M.A. Mereka terlibat dalam kasus narkoba dengan kasus yang berbeda-beda. Diduga para tahanan bisa kabur setelah menjebol plafon kamar mandi.

Belum diketahui secara pasti pukul berapa sebenarnya para tahanan tersebut kabur.

Namun demikian informasi yang didapatkan peristiwa kaburnya tahanan itu baru diketahui pada pukul 03.30 WIB.

Adapun orang yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut adalah tahanan atas nama Hariadi.

Saat itu dirinya hendak melaksanakan salat tahajud dan akan mengambil air wudhu ke kamar mandi. Dari kamar mandi tersebut, dirinya melihat ada pecahan plafon dan selanjutnya langsung membangunkan temannya yang lain.

Disebut-sebut kalau tahanan tersebut berhasil kabur dengan memakai gergaji besi. Gergaji itu digunakan untuk memotong tralis besi bagian atap kamar mandi di Blok C.

Selanjutnya mereka keluar ke bagian belakang bangunan tahanan.

Pantauan plafon yang jebol tersebut juga terlihat dari bagian belakang luar tahanan. Pada pukul 13.40 WIB pihak Polres pun sudah memanggil tukang untuk memperbaiki plafon yang berhasil dijebol.

Para tukang bekerja dengan didampingi sejumlah personel polisi.

Wakapolres Sergai, Kompol Sofyan yang juga ikut mengawasi tukang memperbaiki plafon tidak mau memberikan komentar. Ia enyarankan agar wartawan mengkonfirmasi Kapolres.

"Supaya satu suara wawancara sama Kapolres saja ya. Enggak ada yang kita tutup-tutupi kok. Biar satu suara sama Kapolres saja ya. Sekarang lagi sibuk di lapangan semua ini," kata Kompol Sofyan.


Kompol Sofyan pun keberatan di saat wartawan hendak mengambil foto plafon yang sudah jebol.

Menurutnya larangan itu sesuai dengan perintah pimpinan. "Jangan, jangan diambil fotonya," kata Kompol Sofyan.

Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru