Matatelinga - Medan, Petugas Polsek Percut Sei Tuan dan Satuan Reskrim
Polresta Medan, melakukan berbagai penyelidikan terkait perampokan
bersenjata api yang terjadi di rumah mewah milik pengusaha percetakan
yang berada di Komplek Cemara Asri Jalan Rengas No 138, Jumat
(9/5/2014).
Pantauan dilokasi, polisi berpakaian preman terlihat
masih berada di lokasi untuk menggali informasi terkait aksi perampokan
ini.
"Kami mintai keterangan sejumlah saksi terkait kejadian ini,
saksi korban, pembantu hingga petugas keamanan komplek" ujar Kanit
Reskrim Polsek Percut Sei Tuan AKP Zulkifli Harahap.
Selain memeriksa sejumlah saksi polisi juga meminta rekaman video kamera CCTV yang dipasang disekitar rumah korban.
"Namun hasil rekaman CCTV belum ada titik terang, masih kita selidiki," jelasnya.
Diketahui
kawanan perampok menyatroni sebuah rumah mewah di Komplek Perumahan
Cemara Asri Jalan Rengas, No 138 yang dihuni pasangan suami istri
keturunan tionghoa Johanes (60) dan Darna (40).
Dalam aksinya
kawanan sempat menganiaya korban lalu menggasak harta benda korban
berupa uang dollar, dan berbagai perhiasan. Kerugian ditaksir mencapai
Rp 200 Juta.
"Pelaku lima orang, empat pakai sebow pakai senjata
tajam, yang tidak menggunakan sebow dia yang menenteng senjata api jenis
FN,Kerugian Rp 200 Juta" tandas 200 Juta," tandas Zulkifli.
(Donny/Mt-01)