Selasa, 05 Mei 2026 WIB

Minta Uang Tak Diberi, Anak Ini Pukuli Ayahnya dan Bacok Pamannya

Admin - Rabu, 23 September 2020 20:20 WIB
Minta Uang Tak Diberi, Anak Ini Pukuli Ayahnya dan Bacok Pamannya
Mtc/Ist
tersangka terpaksa diamankan petugas tim Tekab Polsek Perbaungan lantaran tega menganiaya ayahnya. Bahkan pamannya yang hendak melerai malah dibacok tersangka.

MATATELINGA, Sergai: Seorang pemuda berinisial AF alias Fadli (19) terpaksa diamankan petugas tim Tekab Polsek Perbaungan lantaran tega menganiaya ayahnya. Bahkan pamannya yang hendak melerai malah dibacok tersangka.



Peristiwa penganiayaan itu terjadi di kediaman keluarganya di Dusun III Desa Senah Kecamatan Pegajahan Kabupaten Sedang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut), Senin (21/9/2020) sekira pukul 17.30 WIB.

Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Robinson Simatupang SH MHum didampingi Kapolsek Perbaungan AKP Viktor Simanjuntak  mengatakan tersangka yang diduga melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap orang tuanya Ahmad Murzi (50) telah diamankan.

“Adapun kejadian tersebut terjadi saat korban pulang ke rumah adanya pertengkaran dengan tersangka. Karena meminta sejumlah uang,"

"Dan tidak diberikan oleh korban tiba-tiba langsung memukuli membabi buta beberapa kali sehingga mengenai bibir dan mengalami luka serta mengeluarkan dara,” ujar Kapolres.



Lantaran takut, sambung Kapolres, tersangka semakin brutal di dalam rumah kemudian korban pun pergi keluar rumah adiknya yang bernama Syarizal di Dusun III Desa Senak Kecamatan Pegajahan Kabupaten Sergai dan korban menceritakan kejadian tersebut.

Setelah menceritakan kejadian tersebut, korban bersama Syarizal pergi ke rumah untuk menemui tersangka.

Setibanya di depan pintu rumah, langsung dipukul tersangka  sehingga mengenai wajah Ahmad dan melihat itu dia mundur untuk menghindar.

Selanjutnya Syarizal mau melerai namun tersangka mengambil parang dari belakang rumah

Kemudian mengayunkan serta membacokkan parang tersebut ke kaki sebelah kanan Syarizal sehingga mengalami luka bacok.

Mendapat luka kedua korban kemudian keluar dari dalam rumah dan tersangka mengunci semua pintu rumah sambil memegangi sebilah parang sambil mengancam siapa yang berani masuk akan ditebas.

Korban yang ketakutan lama tidak memberitahukan kejadian tersebut setelah pukul 23.30 WIB.





Kemudian masyarakat yang mengetahui kejadian tersebut melaporkan kepada Kepala Desa Sena dan kepala desa melaporkan kejadian tersebut kepada Kanit Reskrim.

Mendapat kabar kejadian tersebut dibawah pimpinan Kanit Reskrim team opsnal bergerak ke TKP dan sesampainya di TKP sekira pukul 00.30 WIB tersangka dan barang bukti dapat diamankan berkat bantuan warga sekitar.

Kemudian tersangka dan barang bukti serta korban dibawa ke komando untuk selanjutnya dilakukan visum.

Dan laporan pengaduan resmi atas perbuatan tersangka tersebut guna diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Tersangka sudah diamankan dengan barang bukti sebilah parang dengan gagang berwarna hitam,” tandas Kapolres.

Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru