Senin, 15 Juni 2026 WIB

Duh !! Kalahkan Jakarta, Kini Sumut Peringkat 1 Penyalagunaan Nakoba di Indonesia

- Senin, 29 Juni 2020 14:45 WIB
Duh !! Kalahkan Jakarta, Kini Sumut Peringkat 1 Penyalagunaan Nakoba di Indonesia
Mtc/ist
MATATELINGA, Medan: Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menyebutkan saat ini  Sumatera Utara sebagai provinsi terbanyak penyalahgunaan narkoba. Bahkan BNN menyebutkan posisi Provinsi Sumut berada di urutan pertama menggantikan DKI Jakarta.

Hal ini diungkap Deputi Pemberantasan BN RI Irjen Arman Depari kepada wartawan di Medan, Senin (29/6).  Arman mengatakan jumlah pecandu narkoba di Sumut lebih dari 1 juta orang, mengalahkan DKI Jakarta yang menduduki posisi teratas.

“Sumatera utara pada survei yang lalu menduduki peringkat 3, ranking ke 3  di Indonesia dalam hal penyalahgunaan narkoba. Sekarang ini (2020) menjadi peringkat 1, rangking 1,” ujar Arman di kantor BNNP Sumut, Senin (29/6) 

Selain penyalagunahan narkoba, jumlah pecandu narkoba juga menduduki peringkat pertama. Di posisi kedua ada Sumatera Selatan lalu DKI Jakarta.

“Pencandu narkobanya lebih dari 1 juta orang. Mengalahkan DKI Jakarta yang pada survei yang lalu menduduki rangking pertama. Kalimantan Timur sekarang ini jauh lebih menurun dan Sumatera Selatan menduduki posisi ke dua,” ujar Arman. 

Arman berharap peringkat ini harus menjadi catatan bagi semua pihak, mulai penegak hukum, pemerintah provinsi hingga masyarakat.  Kedepan penyalahgunaan dan peredaran narkoba di sana harus berkurang.  “Nah, apakah masyarakat Sumut bangga dengan juara 1 ini ? juara 1 dalam hal menggunakan narkoba,’’ ujar Arman

Arman mengatakan Sumut menjadi lokasi penyeludupan narkoba lantaran memiliki bonus demografi yang mudah disusupi penyeludup.Wilayahnya berbatasan dengan Aceh, Riau, Kepulauan Riau dan wilayah lainnya. 

“Di samping menjadi pintu masuk ternyata memang penduduk Sumut adalah pasar yang terbesar di kawasan Sumatera. Ini perlu menjadi perhartian kita, karena  sasarannya anak-anak muda kita yang kita sebut generasi anak-anak milenial,” sebut Arman. 

Arman berharap bonus demografi yang dimiliki Sumut akan mampu membangun perekonomian  negara ke arah yang lebih baik agar mampu  bersaing dengan dunia internasional. bukan menjadi sumber peredaran narkoba yang ujungnya merusak bangsa. (mtc/fae)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru