Kopda Hidayat mengimbau agar para nelayan selalu memantau perkembangan prakiraan cuaca sebelum berangkat ke laut, memastikan seluruh perlengkapan keselamatan seperti pelampung dan alat komunikasi berada dalam kondisi baik, serta tidak memaksakan diri berlayar jauh ke laut lepas apabila cuaca menunjukkan tanda-tanda memburuk. Menurutnya, langkah antisipatif tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi risiko untuk mencegah terjadinya kecelakaan laut sekaligus menjaga keselamatan jiwa para nelayan sebagai aset penting pembangunan wilayah pesisir.
Kopda Hidayat mengatakan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan wujud kepedulian TNI AD dalam mendampingi dan memberikan edukasi kepada warga binaan. "Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kami mengimbau seluruh nelayan agar tidak memaksakan diri melaut ketika cuaca tidak bersahabat. Tetap waspada, ikuti informasi cuaca dari instansi terkait, lengkapi perlengkapan keselamatan, dan jangan ragu berkoordinasi dengan Babinsa maupun pemerintah desa apabila membutuhkan informasi maupun bantuan. Dengan kewaspadaan dan kebersamaan, kita dapat meminimalkan risiko serta menjaga ketahanan wilayah pesisir," tegasnya.
Sementara itu, salah seorang nelayan Desa Penaah menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Babinsa yang secara rutin hadir memberikan pendampingan serta informasi kepada masyarakat. Menurutnya, imbauan tersebut sangat bermanfaat sebagai pengingat agar para nelayan lebih mengutamakan keselamatan daripada mengejar hasil tangkapan. Masyarakat berharap sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan seluruh unsur terkait terus terjalin dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada warga pesisir, sehingga semangat gotong royong, bela negara, serta ketahanan maritim di wilayah Kabupaten Lingga semakin kuat dalam menghadapi berbagai tantangan alam.
Baca Juga: