Indeks Dolar AS Melemah Terhadap Sekeranjang Mata Uang
Dolar AS mengakhiri kenaikan beruntun lima minggu, karena sentimen risiko global pulih, membantu mengurangi permintaan untuk mata uang safehaven.
Ekonomi
Dolar AS mengakhiri kenaikan beruntun lima minggu, karena sentimen risiko global pulih, membantu mengurangi permintaan untuk mata uang safehaven.
Ekonomi
Dolar AS turun dari level tertinggi, karena para pedagang menunggu data pekerjaan AS yang akan menjadi petunjuk kebijakan Federal Reserve selanjutnya.
Ekonomi
Dolar AS juga tertekan euro yang mendekati level tertinggi, setelah Bank Sentral Eropa menyatakan kekhawatiran inflasi tetap menjadi fokus.
Ekonomi
Minat untuk mengambil risiko meningkat setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan AS memberikan persetujuan penuh bagi vaksin Pfizer/BioNTech COVID19.
Ekonomi
Dolar melemah setelah pelaku pasar mengamati data indeks harga konsumen (IHK) atau tingkat inflasi AS pada Juli. Indeks dolar AS melemah pada akhir perdagangan Rabu.
Ekonomi
Karena pelaku pasar mencerna angka klaim pengangguran negara itu. Dolar AS melemah tipis pada akhir perdagangan pada Kamis (Jum&039at Wib).
Ekonomi
Setelah Federal Reserve mengatakan bahwa pemulihan ekonomi berada di jalurnya, meskipun ada peningkatan kasus Covid19.
Ekonomi
Dolar melemah karena pelaku pasar menyaring laporan ketenagakerjaan Juni negara itu
Ekonomi
Penurunan dolar karena investor mengevaluasi sikap hawkish Federal Reserve terhadap kebijakan moneter, sehingga menjadi jeda dalam tren bearish dolar.
Ekonomi
Karena pemulihan ekonomi global yang kuat mendukung mata uang yang lebih berisiko. Dolar AS melemah, bahkan mendekati level terendah dalam empat bulan terakhir terhadap mata uang utama lainnya.
Ekonomi