Wali Kota Medan Turun Tangan, Tumpukan Sampah di TPA Terjun Segera Ditangani
MATATELINGA, Medan Permasalahan tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) yang berada di Kelurahan Terjun, Kec. Medan Marela
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Permasalahan tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) yang berada di Kelurahan Terjun, Kec. Medan Marela
Berita Sumut
Ditawarkan kerja sama dalam penanganan sampah, termasuk pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun di Kecamatan Medan Marelan sehingga menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah
Berita Sumut
Selain kewilayahan mulai terlihat bersih, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun di Jalan Paluh Nibung, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan kini tidak terlihat kumuh, seram dan menakutkan lagi. Ada wilayah TPA yang dulunya menjadi tempat menampung sam
Berita Sumut
Tidak hanya merubah sistem pengelolaan sampahnya saja yang sebelumnya open dumping menjadi sanitary Landfill, Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan
Berita Sumut
perencanaan pembangunan pengelohan limbah di TPA Sampah Terjun yang anggarannya dialokasikan di P APBD 2022 ini sebesar Rp 19 Miliar supaya dibatalkan saja. "Alangkah bagusnya dana itu dialihkan ke kegiatan lan atau digunakan pembanahan TPA Talun Kena
Berita Sumut
Keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) milik Pemerintah Kota (Pemko) Medan di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan kian memprihatinkan. Pasalnya saat ini, tumpukan sampah di TPA Terjun kian menggunung. Sedangkan di sisi lain, Dinas Kebersihan dan P
Berita Sumut
Pemko Medan akan menggunakan teknologi RefuseDerived Fuel (RDF) untuk mengolah sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun menjadi energi terbarukan.
Berita Sumut
Kawasan TPA Terjun Disemprot Disinfektan, Warga Sekitar Diberi Masker dan Vitamin
Berita Sumut
"Penilaian Adipura ada beberapa kriteria, salah satunya menyangkut pengelolaan TPA yang termasuk faktor utama sehingga memiliki bobot nilai 60%. Lantaran kita masih menggunakan sistem open dumping di TPA Terjun, Kota Medan pun mendapat nilai rendah.
Berita Sumut
Susanti (55) janda yang memiliki 4 orang anak ini terpaksa bekerja mengkais sampah untuk menafkahi kebutuhan anak-anaknya yang masih kecil kecil.
Berita Sumut