PVMBG: Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi Hingga Puluhan Kali Alami Gempa Letusan
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung kembali alami gempa letusan.
Nasional
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung kembali alami gempa letusan.
Nasional
Gunung Anak Krakatau, Lampung, kembali erupsi pada Jumat, (4/1/2019), sekira pukul 14.21 WIB. Letusan itu menyemburkan kolom abu hingga sekira 2.000 meter dari atas puncak gunung atau sekira 2.110 meter di atas permukaan laut.
Nasional
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Lampung, kembali erupsi, Kamis (3/1/2019). Erupsi yang terjadi sekira pukul 10.17 WIB tadi menyemburkan abu setinggi 2 kilometer di atas puncak kawah.
Nasional
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung menunjukkan aktivitas empat kali kegempaan letusan sepanjang pengamatan Minggu (30/12) hingga Senin dini hari, namun tidak terdengar suara dentuman.
Nasional
‎Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah resmi meningkatkan status anak gunung krakatau dari waspada menjadi siaga. Menurut PVMBG, peningkatan status tersebut sesuai dengan hasil evaluasi peningkatan aktivitas anak gunung kr
Nasional
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Rahmat Triyono menginformasikan, Pukul 05.11 WIB, Jumat (28/12/2018), sensor gempa BMKG mencatat aktivitas seismik di zona Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda.
Nasional
Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Gelologi Kementerian ESDM menaikkan status Gunung Anak Krakatau dari Waspada (Level 2) menjadi Siaga (Level 3). PVMBG juga memperluas zona berbahaya dari dari 2 kilometer menjadi 5 kilometer. Peneta
Nasional
Dalam rangka memantau Gunung Anak Krakatau Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengerahkan enam seismograf atau alat untuk mencatat gempa bumi di sekitar Gunung Anak Krakatau.
Nasional
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjelaskan, hingga kini Gunung Anak Krakatau masih terjadi erupsi.
Nasional
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut guncangan vulkanik yang terjadi di Gunung Anak Krakatau menyebabkan adanya kolaps di lereng gunung sebesar 64 hektare. Adapun itu diketahui berdasarkan pemantauan yang dilakukan dari citra sate
Nasional