Kamis, 13 Agustus 2026 WIB

Akibat Narkoba, Pembalap Yang Berbakat Kariernya Hancur

Redaksi - Jumat, 02 Januari 2026 07:45 WIB
Akibat Narkoba, Pembalap Yang Berbakat Kariernya Hancur
Pixabay
Anthony Gobert

MATATELINGA, Amerika Serikat: Berkat performa hebatnya di Superbike, ia mendapat kesempata mentas di kelas 500cc atau cikal bakal MotoGP. Tercatat ia tampil 13 kali dengan hasil terbaik finis ketujuh MotoGP Austria 1997.

Bakatnya sebenarnya sempat mendapat pengakuan. Tapi narkoba dan alkohol telah merusak semua. Kariernya mulai hancur pada tahun 1997.

Baca Juga:

Namanya Anthony Gobert. Bakatnya sempat mempesona di paddock Kejuaraan Dunia Balap Motor. Sehingga ia mendapat julukan The Go Show. Sayang akibat narkoba dan alkohol, nasib pembalap yang pernah memperkuat Suzuki itu sangat nahas saat ini.

Singkat cerita, nama Anthony Gobert mengkilap pada ajang Kejuaraan Dunia Superbike. Antara tahun 1994-2000, ia merasakan 16 podium dan delapan kemenangan.

Prestasi terbaiknya musim 1995, di mana ia finis keempat di klasemen akhir dan hanya kalah dari tiga pembalap hebat bernama Carl Fogarty, Troy Corser dan Aaron Slight.

Kala itu ia memperkuat Suzuki, salah satu tim pabrikan hebat di kelas 500cc kala itu. Namun ia membuat gempar dunia ketika melakukan tes narkoba dan dinyatakan positif. Dia pun dipecat.

Kejadian pada tahun 1997 tidak membuat Anthony Gobert jera. Berulang kali dia kecanduan alkohol dan obat-obatan, misalnya pada tahun 2004 saat mengikuti Kejuaraan Balap Motor di Amerika Serikat.

Paling parah ia mengalami kecelakaan lalu lintas ketika berkendara dalam kondisi mabuk bersama kekasihnya Suni Dixon. Pada 2006, eks pembalap papan atas ini mengumumkan dirinya kecanduan heroin.

Editor
: Admin
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Polres Labuhanbatu Ungkap 514 Kasus Penyalahgunaan Narkoba
Kapolda Sumut Perintahkan Sikat Habis Narkoba di Jermal 15
Dua Lokasi Rawan Narkoba di Tanjung Pura Dibersihkan
Komitmen Lindungi Generasi Muda dari Narkoba, Penutupan De Tonga Bar,Dapat Dukungan DPRD Medan
Wanita Diduga Berusaha Menyamarkan 33 Pon Metamfetamin Saat Pemeriksaan Keamanan Bandara
Refleksi Akhir Tahun 2025, Masalah Keamanan dan Ketertiban Umum di Kota Medan Adalah Tanggungjawab Kita Bersama
 
Komentar
 
Berita Terbaru