MATATELINGA, Banda Aceh - Guna memikat wisatawan domestik, Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh, mempromosikan pariwisatanya di Kuala Namu Internasional Airport (KNIA).
"Mempromosikan pariwisata di bandara, akan dilirik oleh manca negara. Ini strategi Pemerintah Kota Banda Aceh dalam mengenalkan pariwisata kepada dunia," kata Walikota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE Ak MM, di Bandara Internasional Kuala Namu, Senin lalu.
Ditambahkan Aminullah, menggandeng pihak Bandara Kuala Namu untuk memperkenalkan wisata Banda Aceh akan lebih detail, karena dirinya tau, bahwa KNIA salah satu Bandara tersibuk di Indonesia yang dikunjungi hingga 8 juta penumpang dalam setahun. Hal itu bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan pariwisata tersebut.
Dalam hal itu, kata Aminullah, Pemko Banda Aceh juga menampilkan gambar keunggulan wisata Islami, wisata halal dan wisata kuliner. Keunggulan Banda Aceh dari sisi kebudayaan juga ditampilkan dalam bentuk tarian tradisional, seperti tari Rapa'i Geleng, Tari Saman, Ratoh Jaroe, Ranup Lampuan, Seudati dan kesenian lainnya serta kerajinan tangan yang bisa didapatkan oleh wisatawan saat mengunjungi Banda Aceh dengan harga terjangkau.
"Kita miliki kuliner yang menggugah selera, ada Mie Aceh, Kopi dan Kuah Beualangong (masakan kari) semuanya enak, enak sekali dan enaaaak sekali," cerus Aminullah memikat.
Selain itu, sambung Aminullah, destinasi wisata Banda Aceh memiliki Masjid Raya Baiturrahman penuh sejarah panjang dari zaman penjajahan Belanda, ada PLTA Apung, yakni kapal pembangkit tenaga listrik yang dibawa hingga 5 Km ke daratan oleh gelombang tsunami. Dan masih banyak yang lainnya.
"Semua yang dilakukan ini, merupakan salah satu strategi kita dalam rangka meningkatkan kunjungan wisata ke Banda Aceh yang kemudian berujung pada meningkatnya sektor ekonomia kerakyatan," kata Aminullah mengakhiri. (Mtc/tris/Ali Akbar)