Fraksi PDI P DPRD Medan Apresiasi Polrestabes Medan : Tegas dan Terukur ke Pelaku Kejahatan
MATATELINGA, Medan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan menyampaikan dukungan penuh dan apresiasi kepada Polrestabes Medan atas tindakan tegas
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan : Bencana demi bencana yang melanda beberapa wilayah di Sumatera dan disebut sebagai bencana hidrometeorologi terjadi di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Berdasarkan data sementara yang dilansir dari BNPB.
Jumlah korban jiwa banjir bandang dan tanah longsor di tiga provinsi Sumatera kembali bertambah. Update Banjir Sumatra 29 Desember 2025 : 1.140 Meninggal, 166.743 Rumah dan 99 Jalan Rusak..
Tim gabungan BNPB, TNI/Polri, Basarnas, kementerian/lembaga, serta pemerintah daerah terus bekerja mempercepat operasi pencarian, pertolongan, penyaluran logistik, dan pembukaan akses wilayah terdampak. Pemerintah juga sudah mulai membangun hunian para korban bencana di beberapa wilayah.
Di Sumatra Utara sendiri tercatat ada 283 jiwa lebih meninggal dunia setelah tim pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) kembali menemukan korban yang sebelumnya dinyatakan hilang. Para korban tersebar di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat, Kota Padangsidimpuan, Deli Serdang, dan Nias. Sementara itu, jumlah korban hilang tercatat sebanyak 173 jiwa.
Baca Juga:
Pengungsi tersebar di beberapa titik, antara lain 15.765 jiwa di Tapanuli Utara, 2.111 jiwa di Tapanuli Tengah, 1.505 jiwa di Tapanuli Selatan, 4.456 jiwa di Kota Sibolga, 2.200 jiwa di Humbang Hasundutan, dan 7.194 jiwa di Mandailing Natal.
Upaya pembukaan akses darat di sejumlah kabupaten yang masih terputus terus dilakukan pemerintah. Salah satu jalur yang mulai terbuka adalah Tarutun-Padangsidimpuan berkat dukungan Dinas Pekerjaan Umum, TNI, dan Polri.
Pembukaan akses jalan juga dilakukan pada jalur Tarutung–Sibolga. Langkah ini berdampak signifikan bagi masyarakat serta lintas sektor kementerian/lembaga dalam penanganan darurat. Titik akses yang dapat ditembus kini telah mencapai Dusun Sibalanga Jae atau tepatnya di depan Kantor Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting, Tapanuli Utara.
Bergeser ke kawasan Aceh, hampir seluruh jalur utama di Provinsi Aceh terputus total, termasuk perbatasan Sumatra-Aceh Tamiang, Gayo Lues-Aceh Tamiang, Bireuen-Takengon, serta Bener Meriah-Bireuen. Jalur Banda Aceh-Lhokseumawe juga masih terputus, namun terdapat jalur alternatif melalui Jembatan Gantung Awe Geutah dengan akses terbatas. Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR terus mempercepat perbaikan infrastruktur vital tersebut.
Di Provinsi Sumatra Barat tercatat 165 jiwa meninggal dunia dan 114 jiwa masih hilang. Korban tersebar di Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, Kota Padang, Padang Pariaman, Tanah Datar, Pasaman Barat, Pasaman, Solok, Kota Solok, dan Pesisir Selatan. Total pengungsi mencapai 18.624 KK atau 122.683 jiwa, dengan jumlah tertinggi di Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Tanah Datar.
Bantuan logistik di Sumatra Barat mulai didistribusikan melalui jalur udara dan laut. BNPB bersama TNI dan Basarnas mengirim bantuan seberat 4 ton menuju Kabupaten Solok, Agam, dan Pasaman Barat. Bantuan yang diberikan mencakup makanan kemasan, beras, air mineral, bahan baku makanan, kasur, dan obat-obatan.
Pengiriman melalui jalur laut juga dilakukan menuju Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, yang masih terisolasi akibat akses jalan tertutup.
BNPB bersama TNI/Polri, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, relawan, dan mitra internasional terus bekerja maksimal mempercepat pencarian korban, pembukaan akses, pemulihan layanan vital, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Pembaruan penanganan akan disampaikan secara berkala
Belajar dari Bencana
Bencana yang melanda beberapa wilayah di Sumatera, khususnya empat wilayah kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, yang meliputi Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan, dilanda bencana akibat cuaca ekstrem secara bertubi-tubi pada hari Senin (24/11) dan Selasa (25/11). Selain korban jiwa, peristiwa ini juga mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat.
Wilayah yang terdampak banjir ini meliputi Kelurahan Angin Nauli di Kecamatan Sibolga Utara, Kelurahan Aek Muara Pinang dan Aek Habil di Kecamatan Sibolga Selatan, Kelurahan Pasar Belakang dan Pasar Baru di Kecamatan Sibolga Kota.
Dari laporan visual, banjir mengalir cukup deras dan menghantam rumah, menyeret kendaraan hingga infrastruktur lain yang dilewatinya. Arus air itu juga membawa material seperti lumpur, batang pohon, puing bangunan dan sampah rumah tangga.
Sementara untuk tanah longsor, wilayah terdampak meliputi Kelurahan Angin Nauli, Simare-mare, Sibolga Hilir, Hutabarangan, Huta Tonga dan Sibual-buali di Kecamatan Sibolga Utara. Berikutnya Kelurahan Parombunan dan Aek Mani di Kecamatan Sibolga Selatan, Kelurahan Pancuran Bambu, Pancuran Dewa dan Pancuran Kerambil di Kecamatan Sibolga Sambas. Selanjutnya Kelurahan Pasar Belakang, Pasar Baru dan Pancuran Gerobak di Kecamatan Sibolga Kota.
Bencana demi bencana yang melanda Sumatera harus menjadi pembelajaran bagi kita. Siapa yang salah dalam bencana ini? Mari merenung dan melakukan refleksi terhadap apa yang telah kita perbuat sepanjang perjalanan hidup kita. Boleh jadi, ada oknum atau instansi yang mencoba keberuntungan dengan merambah hutan, merusak hutan demi untuk membuka lahan sawit.
Baca Juga:
Untuk daerah perkotaan, kita sering lupa masalah membuang sampah. Seringkali kita dengan mudahnya membuang sampah di pinggir jalan atau bahkan ke sungai dan ke saluran air. Dampaknya, saluran air tersumbat dan mengakibatkan banjir.
Cuaca yang boleh dikatakan kurang mendukung harus jadi pembelajaran bagi kita semua. BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
Masyarakat diimbau untuk memantau informasi prakiraan cuaca secara berkala dan mengikuti instruksi resmi dari petugas di lapangan. Bagi warga yang tinggal di sekitar lereng perbukitan, bantaran sungai, dan wilayah rawan longsor dapat melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman apabila hujan lebat mengguyur wilayah tempat tinggal lebih dari satu jam.
Dengan refleksi tahun 2025 ini, dan adanya bencana di beberapa wilayah harus menjadi pembelajaran dan momentum bagi kita untuk merenung apa yang telah kitab perbuat terhadap alam dan apakah kita ikut menjadi bagian dari perusak alam. Semoga memasuki tahun 2026 nanti, kita lebih bijaksana dalam mengantisipasi setiap bencana.
Baca Juga:
MATATELINGA, Medan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan menyampaikan dukungan penuh dan apresiasi kepada Polrestabes Medan atas tindakan tegas
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Sekretaris Fraksi Gerindra Salomo Tabah Ronal Pardede SE MM menyampaikan apresiasi Pemko Medan atas keberhasilan mempert
Berita Sumut
MATATELINGA,Simalungun Unit II TipiterEkonomi Satreskrim Polres Simalungun berhasil mengungkap tindak pidana pengangkutan dan perdagangan
Berita Sumut
MATATELINGA,Asahan Komitmen Polres Asahan dalam memberantas peredaran narkotika kembali dibuktikan. Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan b
Berita Sumut
MATATELINGA,Asahan Bupati Asahan lepas petugas sensus ekonomi 2026 ,Senin (15/06/2026) diaula Melati Kantor bupati Asahan.Bupati Asahan Ta
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melepas kontingen Sumut untuk mengikuti Pesta Paduan Suara G
Berita Sumut
MATATELINGA, Samosir Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melepas peserta kategori 100K pada ajang Trail of The Kin
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Aliansi masyarakat yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Tolak Pejabat Bermental Preman (ATOMAN) mendesak Badan Kehor
Berita Sumut
MATATELINGA,Namorambe, Deli Serdang Masyarakat kecamatan Namorambe bernama Jon, menyampaikan aspirasi dan dedikasi yang setinggi tingginya
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Medan menyampaikan sejumlah catatan kritis dan pertanyaan kepada Pemeri
Berita Sumut
MATATELINGA,Medan Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke80, Polda Sumatera Utara menggelar kegiatan Bakti Keseha
Lifestyle
MATATELINGA, Medan Seorang pria bernama Pantas Daniel Simanjuntak (41), nekat mencuri ban truk.Akibatnya, kini warga Jalan Turi Ujung Loron
Berita Sumut