Minggu, 09 Agustus 2026 WIB

Tergiur Kandungan Emas, Sembilan Orang Tertimbun Longsor

Redaksi - Minggu, 19 April 2020 10:53 WIB
Tergiur Kandungan Emas, Sembilan Orang Tertimbun Longsor
Hand Over
Kapolres Solok Selatan AKBP Imam Yulisdianto di Padang Aro
MATATELINGA, Solok: Lubang tambang emas ilegal di Ranah Pantai Cermin, Kecamatan Sangir Batang Hari menenalan korban jiwa lebih kurang sembilan warga Solok Selatan, Sumatera Barat, ditemukan tewas.


Informasi yang diterima Wartawan para korban yang tertimbun semuanya warga Kecamatan Sangir Batang Hari, masing masing identitas korban yakni Menan ,58, Dedi ,30, Husin ,50, Jaja ,25, Buyuang ,30, Abu ,35,Yandi ,40, Ipit ,35, yang semuanya warga Jorong Rawang, Nagari Ranah Pantai Cermin.

Satu korban lagi yang bernama Iril ,35, merupakan warga Jorong Talakiak, Nagari Ranah Pantai Cermin.

Kapolres Solok Selatan AKBP Imam Yulisdianto di Padang Aro pada Wartawan Minggu (19/4/2020), mengatakan, "Hingga pagi ini ini semua korban ditemukan meninggal dunia, sudah dievakuasi semua dan sekarang disemayamkan di rumah korban,". 


Longsor tersebut, katanya, terjadi pada Sabtu sekitar pukul 17.50 WIB. Para korban tertimbun material tanah yang longsor yang digali secara manual karena diduga terdapat kandungan emas.

"Saat kejadian sedang hujan," sebutnya.

Camat Sangir Batang Hari Gurhanadi mengatakan berdasarkan informasi dari warga, kedalaman lubang tambang yang runtuh dan menimbun sembilan orang tersebut sekitar delapan meter.

Warga yang tertimbun, katanya, delapan orang laki-laki dan satu orang perempuan.
Editor
:
Sumber
: Ant
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru