Minggu, 26 April 2026 WIB

Kapal Asing China Masuk ke Pontianak, Warga Jadi Khawatir Virus Corona

Redaksi - Minggu, 02 Februari 2020 19:34 WIB
Kapal Asing China Masuk ke Pontianak, Warga Jadi Khawatir Virus Corona
Hand Over
MATATELINGA, Singkawang: Kemunculan kapal asing asal China, Jum'at 31 Januari 2020 kemarin membuat warga khawatir akan penyebaran virus korona dari anak buah kapal (ABK). Kapal asal China, terpantau memasuki perairan Sungai Kapuas, Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).





Kapal asing China itu pada Sabtu 1 Februari 2020 kemarin masih bersandar di Sungai Kapuas, Pontianak. Kapal bernomor lambung 1530 ini diketahui datang dari Guangzhou, China.  Polisi serta unsur terkait saat ini masih mendalami dan memeriksa dokumen serta memeriksa empat ABK guna mengantisipasi penyebaran virus korona.

Kapolres Pontianak Kota, Kombes Pol Komarudin mengatakan, polisi telah memeriksa kapal dan ABK berkoordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Bea Cukai, Karantina, dan juga dari Imigrasi.

Pihaknya juga sedang memeriksa kesehatan para ABK kapal yang dikhawatirkan membawa virus dari China, sebagaimana yang sempat viral di media sosial dan membuat resah masyarakat. Namun, dari hasil pemeriksaan sementara, keempat ABK ini dinyatakan sehat.





"SOP itu sudah dilakukan, diawali dari pemeriksaan karantina dan dinyatakan kondisi kapal dan empat ABK dari Guangzhou China dalam kondisi sehat, tidak sakit, sebagaimana yang dikhawatirkan kita berrsama," kata Komarudin, menukil dari laman iNews.id.

Menurutnya, dari pemeriksaan Imigrasi, dipastikan keempat ABK memiliki paspor. Pihaknya tinggal memeriksa dokumen yang akan dilakukan KSOP dan Bea Cukai.

Sementara warga pesisir Sungai Kapuas mengaku khawatir terhadap keberadaan kapal asing asal China yang masuk ke wilayah itu. Apalagi, saat ini virus korona yang berasal dari Wuhan China telah tersebar dan memakan korban jiwa.





"Tentu kami khawatir juga, kita tahu informasi soal penyebaran virus korona saat ini. Kami khawatir akan tersebar ke sini," aku  Syahrul.

Warga berharap pemerintah dan stakeholder mengawasi lalu lintas kapal asing di Indonesia, termasuk di Sungai Kapuas, untuk mengantisipasi penyebaran virus mematikan tersebut.

"Kami berharap pemerintah lebih mengawasi ketat jalur keluar masuk kapal asing, terutama dari China supaya warga tidak khawatir," sebutnya.

Instansi terkait saat ini masih memeriksa kapal termasuk dokumen serta tes kesehatan. Bahkan, kapal dan empat ABK tersebut dilarang melakukan aktivitas saat masih pemeriksaan.

"Kami juga masih mendalami tujuan mereka. Sementara katanya akan ke Pontianak, namun ini masih kami dalami, dokumen itu akan ke siapa,"sebutnya.
Editor
:
Sumber
: Okz
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru