Sabtu, 08 Agustus 2026 WIB

Wow, Ratusan Ikut Demo 22 Mei Diamankan Polda, Ternyata Ada Terlibat Kasus Narkoba

Redaksi - Kamis, 23 Mei 2019 20:22 WIB
Wow, Ratusan Ikut Demo 22 Mei Diamankan Polda, Ternyata Ada Terlibat Kasus Narkoba
Hand Over
MATATELINGA, Pontianak:  Diperkirakan ada 203 orang yang diamankan karena diduga terlibat dalam kerusuhan aksi 22 Mei di Kota Pontianak sejak Rabu 22 Mei hingga Kamis (23/5/2019), oleh Polda Kalimantan Barat,.



Di mana, mereka yang terlibat kerusuhan dalam aksi "Kedaulatan Rakyat" ini ternyata positif menggunakan narkotika. Dari 203 orang dewasa dan remaja ini, ditemukan fakta yang mencengangkan.

"Dari dari hasil tes urine terhadap 203 orang yang diamankan oleh jajaran Polda Kalbar, 98 di antaranya yang positif menggunakan narkona jenis sabu-sabu," ujar Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono.



Selain itu, kata Kapolda, saat diamankan ada tiga perusuh yang juga kedapatan sedang membawa narkoba. Dari 203 orang yang diamankan ini, 26 orang di antaranya sempat menjalani proses pendalaman dan 76 orang ditangani oleh Ditreskrimum Polda Kalbar. Serta 16 orang di antaranya masih usia anak-anak.

"Hari ini, 203 orang kami kembalikan semuanya kepada orangtua masing-masing," ujar Kapolda.

Menurut dia, dikembalikannya para perusuh tersebut, berdasarkan kesepakatan dengan Forkopimda dan Kesultanan Pontianak yang menjamin warganya tidak akan membuat atau mengulangi perbuatan baik pengrusakan atau pemblokiran jalan.



"Ini (dikembalikan ke orangtuanya, red) dengan jaminan dari Gubernur Kalbar, Sultan Pontianak. Dengan maksud memberikan rasa aman, dan mereka juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut. Apabila melakukannya lagi, maka langsung diproses hukum," ujarnya.

Dari hasil pengakuan perusuh, mereka berbuat nekat karena dipicu setelah melihat kejadian di Jakarta melalui televisi dan medsos. "Untuk penetapan tersangka atau lainnya, tentunya masih dalam proses penyidikan dan didukung oleh alat bukti yang kini masih terus dikumpulkan," ujar Kapolda.

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga keamanan. Karena sedikit saja terganggu, maka semua pihak akan merasakan dampaknya.

Untuk berbagai fasilitas umum yang rusak, seperti lampu jalan, lampu pengatur lalu lintas, termasuk dua pos polisi segara akan diperbaiki kembali. "Kami sudah berkoordinasi dengan Pemkot Pontianak," tutup Kapolda.
Editor
:
Sumber
: Okezone
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru